batampos.co.id – Acara Funbike New Normal Batam Pos sendiri berjalan meriah. Sebanyak 500 peserta dari berbagai komunitas sepeda dan masyarakat di Batam turut serta berpartisipasi dalam acara yang merupakan puncak perayaan hari jadi ke-22 Batam Pos.

Peserta acara mulai berkumpul di depan Graha Pena sejak pukul 06.00 WIB. Para peserta ini mengayuh sepeda dari kediamannya masing-masing. Bahkan ada yang datang bersepeda jauh-jauh dari Marina, Batuaji.

Bermacam-macam jenis sepeda yang digunakan peserta, mulai dari sepeda lipat, sepeda gunung, sepeda Brompton, dan beragam jenis sepeda eksklusif lainnya. Tapi, meskipun berbeda aliran, tapi semua peserta tetap satu dalam balutan jersey anggun berwarna hijau dari Batam Pos.

Sponsor-sponsor acara ini juga ikut berkumpul membuka stan masing-masing. Seperti Bank Mandiri, Bank Bukopin, BTN Syariah, JNE, Indomaret, Prendjak, Capella Honda, Harris Hotel, dan lainnya.

Seluruh peserta juga tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker dan mencuci tangan dengan hand sanitizer. Panitia juga siaga karena mempersiapkan seluruh kebutuhan protokol kesehatan seperti masker, tempat cuci tangan, dan membagikan konsumsi dengan tetap mematuhi peraturan physical distancing.

Selain itu, tokoh-tokoh masyarakat yang terdiri dari pejabat, aparat, politisi, dan tokoh masyarakat juga sudah berkumpul.

Mereka bersama-sama melepas para peserta funbike. Bahkan ada juga yang ikut gowes bersama peserta lainnya.

Acara Funbike New Normal Batam Pos sendiri berjalan meriah. Sebanyak 500 peserta dari berbagai komunitas sepeda dan masyarakat di Batam turut serta berpartisipasi dalam acara yang merupakan puncak perayaan hari jadi ke-22 Batam Pos. Foto: Batam Pos

Ke-22 tokoh ini berdiri dalam posisi kerucut sambil memegang bendera pelepasan. Sementara itu, peserta dibagi beberapa rombongan yang dilepas dengan jedah waktu beberapa menit agar tetap ada jarak.

Mereka tampak antusias sekali mengikuti acara ini. Dengan yel-yel semangat dari MC, goweser ini tampak bersemangat untuk segera tancap gas dengan sepeda andalannya masing-masing.

Rute yang mereka tempuh dalam kegiatan ini yakni mulai dari depan Graha Pena – Bundaran BP Batam – Mitra 10 – Simpang Jam – Simpang Kabil, dan selesai di Gedung Graha Pena.

Pelepasan sendiri dimulai sekitar pukul 07.20 WIB. Tidak butuh waktu lama bagi peserta yang memiliki kemampuan prima untuk menempuh jalur tersebut karena sekitar 30 menit kemudian, beberapa peserta sudah finis.

Direktur Batam Pos, Socrates, menuturkan bahwa panitia Funbike Batam Pos dibentuk 9 Juli 2020. Ia menuturkan sempat khawatir karena pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia belum menunjukkan pemulihan.

Tapi, ia meyakinkan kepada panitia agar tidak boleh menyerah. ”Yang terus menghantui kami, bisakah acara ini berjalan. Apakah akan dapat izin,” imbuhnya.

”Panitia terus bergerak. Cari sponsor, rancang jersey, bikin spanduk, bendera start, menyiapkan protokol kesehatan, sediakan masker, hand sanitizer, kerja sama dengan RS Awal Bros, petugas medis dan ambulans. Menjalin kerja sama dengan mitra Batam Pos, persiapan panggung, sound system, umbul-umbul, dan lain-lain,” terangnya.

Ia kemudian melanjutkan bahwa dalam event apapun, berlaku prinsip ”the show must go on”.

”Pendaftaran peserta dibuka. Dalam tempo singkat, ratusan orang mendaftar. Sejak awal, kami sepakat bahwa peserta dibatasi 500 orang saja. Tapi, ini zaman Covid-19. Jika ketua gugus menyetop kegiatan ini, kami pasrah,” ungkapnya.

Dengan sikap tawakal dan ikhlas tersebut, acara funbike ini berjalan lancara dan aman, tidak kurang suatu apapun. Peserta senang, panitia pun tenang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, memastikan semua event sport tourism di wilayah ini menerapkan protokol kesehatan. Hal tersebut dinilai penting untuk meminimalisir risiko terjangkit Covid-19.

”Alhamdulillah, event-event yang diselenggarakan di Batam sangat peduli protokol kesehatan,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk kegiatan event Funbike New Normal 2020, sudah sesuai protokol kesehatan.

Bahkan, peserta disiplin menggunakan masker, tidak berkumpul, dan panitia menyediakan hand sanitizer.

”Ini penting untuk meyakinkan orang luar bahwa Batam benar-benar siap menerapkan protokol kesehatan dan semua event-event bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Untuk mendukung itu, kata Ardi, pihaknya juga sudah menyiapkan komunitas peduli protokol kesehatan. Keberadaan komunitas tersebut untuk membantu event dalam meminimalisir risiko terpapar Covid-19.

”Jadi, komunitas ini mengajak dan mematiskan event menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.(*)