batampos.co.id – Maskapai dan pengelola bandar udara menempuh banyak cara untuk meningkatkan load factor. Sebab, pandemi Covid-19 memukul industri penerbangan sejak Maret. Kini, pada masa transisi kelaziman baru, jumlah penumpang dan frekuensi penerbangan mulai meningkat.

Salah satu yang menunjukkan tren kenaikan penumpang adalah Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang. Hingga Jumat (21/8), optimalisasi slot time bisa mencapai 45 persen. Sehari sebelumnya, frekuensi penerbangan mencatatkan angka tertinggi selama pandemi. Yakni, mencapai 530 penerbangan.

PT Angkasa Pura II sempat menggelar survei untuk mengungkap tren kenaikan penumpang tersebut. Tentu saja, tanpa memasukkan faktor long weekend. Survei pada Kamis (20/8) itu menggunakan dipstick survey alias pertanyaan terbuka. Tujuannya adalah mendapatkan respons cepat para responden. Total, ada 240 orang yang menjadi responden. Rentang usia mereka 20‒49 tahun.

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyebut survei itu sebagai indikasi awal membaiknya lalu lintas penerbangan. “Hasil survei ini juga dapat menjadi tolok ukur kebutuhan dan pengetahuan traveler soal protokol kesehatan di bandara dan sektor penerbangan,” jelasnya.

Hasilnya, 51 persen responden memahami protokol kesehatan. Itu membuat rangkaian pemeriksaan di bandara lancar dan operasional penerbangan tidak terganggu. “Dengan memahami protokol, penumpang mempersiapkan segala sesuatunya sebelum melakukan perjalanan,” ujarnya.

Hasil lainnya, 67 persen responden nyaman dengan layanan dan fasilitas di bandara. Sebanyak 64 persen responden yakin terhadap tingkat keamanan penerbangan. Sebesar 65 persen responden yakin pada tingkat keamanan di pesawat. “Travelers semakin percaya diri untuk melakukan perjalanan dengan pesawat,” tuturnya.

Sementara itu, traffic penumpang di 15 bandara Angkasa Pura I terus tumbuh sejak Mei. Pada periode 1‒16 Agustus 2020, Angkasa Pura I mencatat pertumbuhan sekitar 53 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Sementara itu, pada periode 1‒16 Agustus 2020 penumpang tumbuh sekitar 21 persen ketimbang Juli 2020.

“Peningkatan tersebut semakin menumbuhkan optimisme kebangkitan industri aviasi. Kami juga konsisten menerapkan protokol kesehatan pencegahan persebaran Covid-19 yang ketat sehingga masyarakat tidak perlu khawatir melakukan perjalanan udara,” ungkap Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Untuk trafik pesawat, Angkasa Pura I sudah melayani 3.443 pergerakan pesawat di 15 bandara atau baru 51 persen ketimbang periode yang sama 2019. “Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menjadi bandara yang paling sibuk melayani penumpang pada long weekend kemerdekaan RI,” tuturnya.(jpg)