batampos.co.id – Jajaran Polsek Seibeduk mengamankan dua pencuri sepeda motor, Senin (24/8/2020). Mirisnya, keduanya merupakan bapak dan anak, yakni HP, 43, dan TP, 21.

Kapolsek Seibeduk, AKP Awal Syakban Harahap, mengatakan, penangkapan dilakukan berdasarkan informasi dari masyatakat bahwa ada transaksi motor curian di Perumahan Pesona Mantang, Tanjung Buntung, Bengkong.

”Dari informasi itu kita lakukan penyelidikan dan menangkap pelaku di lokasi,” kata Awal seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Awal menjelaskan, pencurian yang idalkukan HP dan TP dengan modus berpura-pura sebagai pemulung barang bekas.

Mereka mengelilingi perumahan atau suatu kawasan untuk
memantau sepeda motor yang akan dicuri.

”Sambil keliling memulung itu, mereka bawa kunci T. Kalau ada kesempatan, langsung dicuri,” katanya.

Untuk mengelabui polisi, pelaku membongkar motor curian tersebut dan menjualnya secara tidak utuh. Seperti mesin, rangka, spion, ban, dan jok.

”Jadi, tidak seperti pelaku lainnya. Mereka mencincang (membongkar,red) motor itu dulu, baru dijual,” ungkapnya.

Awal menambahkan, dari pengakuannya, mereka sudah
mencuri sebanyak tujuh kali. Yakni, di Bengkong, Sei Beduk, dan Sekupang.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua unit sepeda motor, yaitu Honda Beat dan Yamaha Mio.

Selain dua pelaku dan sepeda motor, polisi juga mengamankan dua tersangka lainnya, yakni MH, 45, dan AS, 23.

Mereka berperan sebagai penadah barang curian tersebut.

”Kita masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Dugaan masih banyak TKP dan barang bukti lainnya,” jelas Awal.

Berdasarkan penuturan HP kepada polisi, ia mengajak anaknya mencuri lantaran prihatin sang anak menganggur dan tak kunjung mendapatkan pekerjaan meski telah beberapa kali mengirimkan lamaran kerja.

”Akhirnya bersekongkol, dan dari memulung itulah bapaknya punya ide untuk mencuri,” tuturnya.(jpg)