batampos.co.id – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Batam Hj Marlin Agustina, berpesan kepada para orang tua untuk lebih sering mendengarkan anak. Hal ini disampaikan Marlin dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Pos PAUD Tunas Pelita di Pelita IV Kecamatan Lubukbaja, Senin (24/8/2020).

“Saya kalau sedang bicara dengan Pak Wali, (Walikota Batam H Muhammad Rudi) anak saya yang kecil ajak bicara, saya stop dulu bicara dengan Pak Walinya. Saya dengarkan dulu apa yang mau anak saya sampaikan. Anak-anak ini juga perlu didengarkan Bu. Kita dengarkan saja mereka sudah senang,” tutur istri Walikota Batam H Muhammad Rudi ini.

Pesan lain yang disampaikan yaitu agar orang tua rutin membacakan buku untuk anak-anaknya, terutama anak usia dini. Marlin juga mengaku masih membacakan buku untuk anak bungsunya. Atau terkadang ia mengarang cerita yang sarat pesan moral.

“Intinya dekatlah sama anak kita ini. Anak-anak ini luar biasa. Jangan memaksa anak. Hak hidup nyaman harus kita berikan juga ke mereka,” sambung Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Batam itu.

BUNDA Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Batam Hj Marlin Agustina,.

Kedekatan Marlin dengan anak-anak balita ini juga tampak saat acara tersebut. Marlin terihat ikut bernyanyi ‘Balonku’ dan menepukkan tangannya bersama anak-anak PAUD. Ketika seorang anak membacakan doa sehari-hari pun Marlin tampak fokus memperhatikan.

“Amin. Aduh pintarnya. Alhamdulillah,” ujar Bunda PAUD yang membina sekitar 15 ribu anak usia dini di Kota Batam tersebut.

Terkait pembangunan pos PAUD Tunas Pelita ini, Marlin mengucap syukur dengan adanya bantuan dana pihak ketiga. Ia berharap dengan adanya bangunan baru nanti proses pendidikan untuk anak-anak ini berjalan lebih baik.

“Alhamdulillah dapat dana yang besar. Mudah-mudahan berkah. Mudah-mudahan dengan adanya gedung baru nanti anak-anak bisa bermain dengan lebih nyaman. Gurunya juga bisa mengajar dengan nyaman. Pesan saya, walaupun pos PAUD, tetap berikan pendidikan yang berkualitas. Gurunya harus berwawasan luas,” ucap Marlin.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat mencanangkan satu desa memiliki satu pos PAUD. Dan hal ini menurutnya sudah terlaksana di Batam.

Pos PAUD ini adalah taman bermain. Agar tidak jauh dibuatlah satu kelurahan satu pos PAUD. Jadi di sinilah pos PAUD untuk masyarakat di sini.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat Batam untuk pendidikan anak usia dini ini sangat bagus. Walaupun mungkin sekarang tidak ramai karena sedang pandemi covid-19. Tapi mari kita berdoa, dan tetap jaga protokol kesehatan, agar sekolah tatap mula bisa dibuka kembali. Karena untuk anak PAUD ini tak bisa sekolah daring dengan virtual zoom. Anak-anak ini perlu pendampingan langsung,” kata Marlin.(*)