batampos.co.id – Agribisnis Temiang di Sei Temiang memiliki area seluas 3,1 hektare.

Agribisnis Sei Temiang memiliki potensi besar untuk dijadikan salah satu destinasi wisata di Pulau Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Pengunjung dapat menikmati suasana perkebunan, perikanan, peternakan serta budi daya tanaman hias di lokasi tersebut.

Asisten Manajer Operasional Agrobisnis BP Batam, Ristini, mengatakan, Agribisnis Temiang memiliki sarana dan prasarana yang dapat digunakan masyarakat untuk beternak, berkebun dan perikanan.

”Di lahan ini, kami sewakan kepada tenant dengan tarif mulai dari Rp2 ribu per meter per segi per tahun,” katanya.

Galeri belajar yang berada di Agribisnis Sei Temiang. Di lokasi ini berisi berbagai gambar hewan ternak dan tanaman. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Ia mengatakan, tarif tersebut sesuai dengan Perka BP Batam Nomor 15 Tahun 2019 tentang petunjuk pelaksanaan jenis dan tarif layanan pada Direktorat Pemanfaatan Aset BP Batam.

“Di Agribisnis Sei Temiang, juga ada bundling paket edu wisata untuk TK/PAUD, SD, SMP/SMA dan edukasi untuk orang tua. Tarifnya Rp15 ribu per orang,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kawasan itu juga menyediakan galeri belajar yang berisi berbagai gambar hewan ternak dan tanaman.

Sehingga pelajar tak perlu berkeliling ke seluruh lokasi untuk belajar dan mengetahui jenis-jenis tanaman dan hewan.

Para pengunjung melihat dan mengabadikan tanaman langka yaitu Apel India yang berada di Agrobisnis Sei Temiang. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Kawasan ini juga akan dibuka untuk umum, termasuk paket keluarga dan paket kelompok masyarakat untuk berwisata agro.

”Nanti juga akan dikembangkan jadi lokasi garden party, di mana pengunjung tidak hanya melihat, namun juga memesan aneka masakan dari hasil agribisnis, salah satunya sate,” katanya.(esa/adv)