batampos.co.id – Perampokan terjadi di Perumahan Buana Garden Tahap 2, Tanjungpiayu, Seibeduk, Rabu (26/8/2020) malam.

Penghuni rumah, GA,40, diancam pelaku menggunakan senjata tajam jenis parang.

Dilansir dari Harian Batam Pos, Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Selain menggasak dua unit ponsel dan uang tunai Rp 1 juta, pelaku juga melukai tangan GA yang saat itu ditinggal suaminya bekerja.

Informasi yang dihimpun Batam Pos di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), aksi kekerasan ini terjadi karena pelaku merasa terancam sebab korban berteriak.

Pelaku panik, lantas melukai tangan korban.

”Warga datang, pelaku sudah kabur. Warga baru tahu ada perampokan setelah ibu itu teriak minta tolong, tapi pelaku sudah kabur. Trauma ibu itu sampai sekarang,” ujar Didi, sumber di lapangan.

Usai kejadian, lokasi rumah kediaman korban langsung ramai didatangi warga yang berupaya menenangkan korban yang sudah dalam keadaan trauma berat.

”Lukanya tak parah, cuma traumanya itu yang membuat warga iba. Suaminya lagi kerja, makanya mulus aksi para pelaku itu,” kata Didi lagi.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka sayat di bagian tangan dan leher.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Seibeduk, Ipda Budi Santosa, membenarkan adanya perampokan tersebut.

”Benar (terjadi perampokan), kita masih lidik (penyelidikan),”
ujar Ipda Budi.

Informasi yang didapatkan pelaku berjumlah satu orang. Saat beraksi, pelaku yang memiliki postur tubuh kurus tinggi tersebut, mengenakan masker dan sarung tangan.

”Pelakunya satu orang. Nanti kalau ada perkembangan akan
diinformasikan,” kata Budi.

Modus yang digunakan pelaku yakni berpura-pura mendatangi rumah korban sebagai tamu.

Saat korban membuka pintu, pelaku langsung menodongkan parang ke leher korban. Saat itu, korban sedang berdua dengan anaknya.

”Kondisi korban sudah membaik. Sekarang kita fokus pengejaran terhadap pelaku,” tutupnya.(jpg)