batampos.co.id – Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sahtiar mengonfirmasi, sebanyak 53 pekerja perusahaan minyak dan gas offshore premier oil di daerah itu positif Covid-19.

”Informasi yang kami terima seperti itu. Tapi semua pekerja sudah dibawa ke Jakarta untuk penanganan intensif,” kata Sahtiar seperti dilansir dari Antara.

Selanjutnya, seluruh daftar pekerja positif Covid-19 tersebut masuk ke data Jakarta, bukan Anambas. Selain itu, tempat persebaran Covid-19 semuanya di lepas pantai (offshore). Kendati demikian, pihaknya tetap rutin memantau di pangkalan operasi kontraktor kontrak kerja sama migas di Matak, Kabupaten Anambas, baik yang pulang dari offshore maupun dari Jakarta guna mengantisipasi penularan Covid-19.

Gugus Tugas, lanjut dia, selalu berkomunikasi dengan pihak perusahaan migas tersebut agar selalu menginformasikan perkembangan terbaru di Matak dan offshore. ”Masyarakat tidak perlu khawatir, namun tetap mengikuti protokol kesehatan dengan menggunakan masker, rutin mencuci tangan, dan menjaga jarak,” ucap Sahtiar.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mencatat jumlah pasien Covid-19 bertambah 19 orang setelah sempat landai selama empat hari. ”Total jumlah pasien menjadi 169 orang setelah bertambah 19 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Sabtu (29/8).

Dia mengatakan, pasien tersebut terdiri atas berbagai klaster, antara lain dua klaster keluarga. Sebanyak 15 dari 19 orang yang terpapar Covid-19 tersebut tidak memiliki gejala, sementara empat orang lainnya memiliki gejala sehingga dirawat secara intensif. Total jumlah pasien yang memiliki gejala sebanyak 51 orang dari 169 pasien Covid-19, sementara 118 orang tanpa gejala.

”Pasien yang tidak memiliki gejala dikarantina secara terpadu maupun isolasi secara mandiri,” ujar Rustam.(*/antara)