batampos.co.id – Beredarnya informasi terkait pekerja perusahaaan minyak dan gas offshore Premier Oil di Kabupaten Kepulauan Anambas terkonfirmasi positif Covid-19, Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid -19 Anambas masih menunggu rilis resmi dari pihak perusahaan.

“Saya lihat ada berita, sebenarnya yang lebih tepat itu kita harus mendapatkan informasi resmi dari premier oil, karena persoalan ini tidak melalui kita, sebab pekerja itu langsung dibawa ke Jakarta. Semua data itu tidak tercatat di Anambas,” kata Sahtiar Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 Anambas, saat dikonfirmasi Batampos Online, Minggu (30/8/2020).

Lanjut dia lagi mengatakan pihaknya tidak berani menyampaikan informasi berita secara terbuka seperti biasanya terkait perkembangan Covid-19 di Anambas.

“Kita mendapatkan informasi dari berita tentang adanya pekerja terkonfirmasi 53 orang. Namun kita tidak tahu siapa-siapa saja orangnya misalnya 53 orang itu,” ungkapnya.

Sejauh ini Sahtiar tidak bisa membenarkan terkait jumlah kasus pekerja perusahaaan minyak dan gas offshore premier oil terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut. “Kita menunggu kebenaran itu dari pihak perusahaan melalui rilis resmi mereka,” kata Sahtiar.

Sementara itu, untuk seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar menegaskan lagi, harus tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hal itu untuk mencegah penularan Covid-19. (fai)