batampos.co.id – Kesadaran masyarakat menrapkan protokol kesehatan dinilai makin berkurang. Saat awal pandemi, masyarakat patuh. Selalu menggunakan masker dan lebih memilih diam di rumah. Namun kini, masyarakat kembali beraktivitas. Namun, tak sedikit yang nekat mengabaikan protokol kesehatan.

Kondisi itu cukup riskan dan berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19. ”Dulu pasien yang masuk ke sini sedikit. Tapi kini, kian hari makin banyak,” kata Kepala Rumah Sakit Infeksi Khusus Infeksi Pulau Galang, Kolonel dr Khairul Ikhsan, Minggu (30/8).

Banyaknya pasien yang masuk RSKI, kata Khairul, menandakan kasus di Batam semakin banyak. Ia mengatakan, pertambahan kasus ini ada sebabnya. ”Orang terinfeksi makin banyak karena masyarakat mulai abai protokol kesehatan,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kepri, dr Rusdani, menyampaikan pentingnya penggunaan masker karena dapat melindungi pengguna dan orang di sekitarnya.

Ia menerangkan, orang yang berbicara pelan, mengeluarkan kurang dari 100 droplet atau percikan air ludah dari mulutnya. Lalu, orang yang berbicara keras, mengeluarkan ribuan droplet. Sedangkan orang yang batuk dan bersin, mengeluarkan puluhan ribu droplet.

Sehingga, apabila menggunakan masker dengan benar, tentunya dapat meminimalisir keluarnya droplet, dan mencegah orang lain menghirupnya. ”Masker itu melindungi pemakai dan orang sekitarnya. Pemakai dan orang sekitar aman,” ujarnya.

Selain masker, protokol kesehatan lain seperti mencuci tangan dan menjaga jarak, juga penting. (*/jpg)