batampos.co.id – Setelah memberikan izin dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam, yakni ke MRO (Maintenance, Repair, and Operation) Hang Nadim dan KEK Nongsa Digital Park (NDP), pemerintah pusat kini tengah memproses empat KEK baru yang diusulkan oleh BP Batam, yakni KEK Aerocity di Hang Nadim, KEK jasa kesehatan di RSBP Batam, KEK Rempang, dan KEK Maritim City di Galang.

”Iya, empat KEK di Batam lagi proses,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Mugiarso, baru-baru ini.  Susi kemudian menjelaskan, insentif utama yang akan diberikan di KEK nanti, yakni fasilitas tax holiday dan tax allowance. Tax holiday berlaku untuk industri pionir.

Tax holiday adalah salah satu bentuk insentif pajak berupa pembebasan beban Pajak Penghasilan (PPh) badan atau dapat pula berupa pengurangan tarif PPh badan bagi perusahaan yang menanamkan modal baru dalam jangka waktu tertentu.

Sementara tax allowance akan diberikan ke sejumlah industri khusus. Tax allowance adalah pengurangan pajak yang perhitungannya diperkirakan berdasarkan besar jumlah investasi yang ditanamkan.

Sedangkan mengenai perizinan daerah seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) akan difasilitasi di dalam KEK. ”Banyak fasilitas yang diberikan di KEK itu. Jadi, investor punya banyak pilihan jika masuk ke Batam. Selain FTZ, ada KEK,” tuturnya.(*/jpg)