batampos.co.id – Massa dari kalangan peternak rakyat mandiri akan menggelar aksi demonstrasi Damai di kantor Kementerian Pertanian (Kementan) dan Istana Negara, Selasa (1/9/2020).

Dilansir dari JawaPos.com, aksi ini mereka lakukan agar pemerintah peduli dengan persoalan anjloknya harga ayam hidup ditingkat peternak yang jauh dari Harga Pokok Produksi (HPP).

Aksi ini untuk menyampaikan tuntutan dan aspirasi kepada pemerintah dan pihak terkait untuk Menuntut Kestabilan Harga Ayam Hidup dan regulasi yang berpihak kepada peternak rakyat mandiri.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan para peternak ayam yang pernah dilakukan di Monas, Jakarta. Dok JawaPos.com

Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan), Sugeng Wahyudi, mengatakan, jatuhnya harga ayam di tingkat peternak untuk saat ini sudah sangat meresahkan para peternak, penyebabnya karena adanya kelebihan pasokan.

“Kami peternak rakyat mandiri akan menyampaikan tuntutan dan aspirasi kepada pemerintah dan pihak terkait untuk menuntut kestabilan harga ayam hidup dan penegakan regulasi,” kata Sugeng dalam keterangan tertulisnya, (31/8/2020).

Sugeng juga menyatakan, setidaknya ada 1.000 peternak ayam yang akan ikut dalam aksi ini.

Ia berharap dengan adanya aksi ini agar pemerintah sadar dan peduli terhadap keberlangsungan peternak ayam mandiri.

“Kami butuh perhatian khusus dari pemerintah, jangan sampai peternak ayam terus merugi,” pungkasnya.(jpg)