batampos.co.id – Guna memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memutus mata ranatai penularan Covid-19, Kantor Dinas Pendudukan dan Cacatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam menerapkan protokol kesehatan ketat.

Masyarakat yang hendak mengurus surat-menyurat diminata untuk menjaga jarak hingga. Petugas dan warga juga sudah dibatasi dengan bilik plastik serta wajib memakai masker.

Dilansir dari posmetro.co, warga yang ingin masuk ke ruang pelayanan harus satu pintu. Begitu juga dengan pengurus yang hendak keluar.

Dengan begitu, warga yang baru datang tidak akan berpapasan dengan warga yang baru masuk.

“Seharusnya begini, semua jaga jarak. Jadi penularan virus corona (Covid-19) bisa dicegah,” ucap Frengki, seorang pengunjung.

Frengki menyebut, hal seperti ini membuat pengunjung Disduk merasa nyaman. Bahkan sudah ada tempat cuci tangan dan hand sanitizer serta bangku diberi pembatas tanda silang (X).

“Kita harap protokol kesehatan seperti ini terus ditingkatkan, sebab ini layanan publik yang akan dikunjungi ribuan warga Batam,” ujarnya.

Petugas di kantor Disduk Capil, Leo, menyebut, pelaksanan protokol kesehatan dilakukan, guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Ia pun selalu menegaskan kepada pengunjung agar tetap pakai masker selama mengurus dokumen di kantor Disduk.

“Bilik plastik pembatas di bagian depan memang baru di buat beberapa hari lalu. Sementara tanda silang di bangku sudah lama dibuat,” ucapnya.

Leo melanjutkan, warga yang ingin mengurus dokumen harus masuk melalui pintu kanan kantor dan jika ingin keluar, maka diarahkan lewat pintu kiri kantor. Itu semua untuk mengatisipasi kerumunan pengunjung.

“Jadi warga yang ingin masuk tidak akan berpapasan dengan pengurus yang baru keluar, ini sudah aturan di sini,” tutupnya.(*)