Infografis aliibenk/batampos.co.id

Industri Dirgantara di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau terus berkembang, terlebih setelah pemerintah pusat menetapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)
Maintenance Repair and Overhaul Batam Aero Tecnic (MRO BAT) yang berada di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Costumer Relation Manager BAT Lion Air Group, Suci Perwira Negara, mengatakan, saat ini MRO BAT sudah memasuki fase ketiga.

“Kita sedang membangun satu hanggar lagi yang bisa merawat 6 pesawat sekaligus dan akan dilanjtukan ke fase 4,5 dan 6,” jelasnya, Selasa (25/8/2020).

Menurutnya, jika semua fasilitas MRO sudah terbangun, MRO BAT dapat melakukan perawatan, perbaikan dan perawatan besar sampai dengan 50 hingga 56 pesawat sekaligus.(esa/adv)