batampos.co.id – Pangdam Jaya Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyerahkan ganti rugi dan santunan terhadap korban penyerangan Polsek Ciracas. Penyerahan dilakukan di Korem 05/Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (2/9).

“Mengingat saat itu korban tidak mengerti apa-apa, hanya karena imbas dari oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga kita dengan cepat harus segera (memulihkan),” kata Dudung.

Dudung menjelaskan, di tengah pandemi Covid-19 penyerangan ke Polsek Ciracas yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat tentu berdampak besar pada perekonomian. Sehingga korban penyerangan ini harus segera dibantu.

Penggantian meliputi perbaikan gerobak, rumah makan, hingga kendaraan bermotor. Untuk kerusakan di atas 60 persen akan diganti secara total. Untuk korban luka pun seluruhnya akan ditanggung pengobatannya.

“Nanti kita ganti semuanya, habisnya berobat berapa kita ganti dan akan kita beri santunan dari kerugian itu juga,” imbuh Dudung.

Dudung mencatat, sampai saat ini tercatat ada 76 korban yang diberikan ganti rugi. Namun, untuk nominal yang dikeluarkan belum bisa dipastikan. Mengingat masih ada kendaraan yang rusak belum diperbaiki ke bengkel.

“Ada 76 (korban) terakhir, warga sipil. Ini bisa jadi bertambah. Kami tetap membuka pengaduan dari masyarakat,” pungkas Dudung.

Sebelumnya, aksi brutal dilakukan sekelompok orang tak dikenal. Dengan menaikki kendaraan bermotor, mereka menyerang Markas Kepolisian Sektor Ciracas, di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Sabtu (29/8) dini hari.

Selain merusak sejumlah fasilitas milik polisi dengan benda keras, massa juga dilaporkan melakukan pembakaran. Dikutip melalui informasi Kebakaran Jakarta Timur, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB. Sejumlah kendaraan dan gerobak pedagang di Jalan Raya Bogor juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Foto: Pangdam Jaya Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman setelah menyerahkan ganti rugi dan santunan terhadap korban penyerangan Polsek Ciracas. Penyerahan dilakukan di Korem 05/Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (2/9).(jpg)