batampos.co.id – Nelayan Kepulauan Anambas yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Indonesia (HNSI) berunjuk rasa di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (3/9). Aksi itu dilakukan terkait kapal cantrang dan trawl yang saat ini masih melakukam aktifitas menangkap ikan di daerah ini.

Selain itu para nelayan Kepulauan Anambas ini juga meyampaikan aspirasi kepada pemerintah dan DPRD Anambas agar dapat menghentikan aktifitas kapal tersebut.

Sekretaris Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kepulauan Anambas, Dedi Syahputra tegas menolak nelayan dengan alat tangkap cantrang datang ke perairan Anambas.

” Aksi ini tidak terstruktur dan tidak direncanakan oleh HNSI maupun oleh para nelayan, melainkan ini adalah dorongan serta desakan para nelayan dari 10 kecamatan yang ada di Anambas, mereka semua sudah resah, hal tersebut dipicu oleh kapal cantrang yang beroperasi di laut Natuna Utara (Anambas),” kata Dedi Syahputra,” Kamis (3/9/2020).

Para nelayan yang melakukan aksi unjuk rasa ini juga merasa kecewa kepada DPRD Anambas dan meminta kepada Bupati Anambas agar dapat bersama-sama menyelesaikan permasalahan tesebut.

Aksi unjuk rasa nelayan itu saat ini masih berlangsung dan direncanakan hingga sore nanti. Mereka menunggu keputusan dan harapan kepada Pemrintah dan DPRD Kepulauan Anambas.(fai)