batampos.co.id – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Amsakar Ahmad yang mendatangi kantor KPU Batam untuk mendaftarkan diri disambut tabuhan kompang, Jumat (4/9/2020).

Keduanya tiba di kantor KPU Batam sekira pukul 15.00 WIB. Ketua KPU Kota Batam, Herrigen Agusti, menyampaikan, dokumen persyaratan pencalonan dan pendaftaran Rudi-Amsakar dinyatakan lengkap.

“Hasil penelitian persyaratan pencalonan lengkap dan memenuhi syarat. Dokumen persyaratan calon, dokumen lengkap, maka pendaftaran bakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam diterima,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pemeriksaan dokumen dan verifikasi yang dilakukan oleh KPU Batam cukup memakan waktu, yakni hingga menjelang  magrib.

Hal ini lanjutnya dikarenakan banyaknya data partai pengusung Rudi-Amsakar yang dimasukkan kedalam Silon KPU.

Rudi-Amsakar saat mendaftarkan diri ke kantor KPU Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Usai dinyatakan sah oleh KPU Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pihaknya sangat santai menjalani setiap tahapan yang dilalui.

“Semua kita jalani tidak boleh terlampau merasa yah dan tidak boleh merasa tak perlu, disikapi biasa saja. Maka kami berdua jalani saja apa yang menjadi proses yang ditentukan negara,” ujarnya.

Rudi menyampaikan, apabila dirinya kembali dipercaya untuk memimpin akan melanjutkan pembangunan infrastruktur di Kota Batam.

“Saya ingin melanjutkan dan menyelesaikan proses RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang sebelumnya, sehingga periode ke depan Batam bisa menjadi kota modern”, jelasnya.

Sementara itu, Amsakar Achmad, merasa senang karena saat tiba di kantor KPU Batam keduanya disambut kompangan yang sangat meriah.

“Saya sangat bahagia karena disambut dengan meriah,” ujarnya.

Perlu diketahui sembilan partai mengusung pasangan Rudi-Amsakar pada Pilwako Batam 2020.

Yaitu:

  1. Partai Nasional Demokrat (NASDEM)
  2. Partai Amat Nasional (PAN)
  3. Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA)
  4. Partai Golongan Karya (Golkar)
  5. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
  6. Partai Demokrat
  7. Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP)
  8. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)
  9. Partai Solidaritas Indonesia (PSI).(nto)