batampos.co.id – Kabar baik datang dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam. Meski masih ada satu atau dua orang tenaga kesehatan (nakes) yang positif setiap harinya, namun yang sembuh juga semakin banyak. Bahkan, per 5 September 2020, ada 13 nakes sembuh dan diperbolehkan kembali bertugas.

Sebelum itu, nakes dari empat puskesmas di Batam yang sempat ditutup, juga sudah sembuh. Sehingga Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mulai membuka layanan kesehatan di empat puskesmas tersebut, yakni Puskesmas Tiban Baru, Mentarau, Seilangkai, dan Sambau.

”Alhamdulillah, 102 tenaga medis yang terpapar ini dalam kondisi stabil, sehingga proses penyembuhan berlangsung lebih cepat,” kata Ketua Bidang Kesehatan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam, Didi Kusmarjadi, Minggu (6/9).

Ia juga membenarkan, sebelumnya sudah ada tenaga medis yang sembuh dan menyelesaikan karantina mandiri. Sehingga mereka sudah bisa kembali bertugas, namun tetap mematuhi protokol kesehatan (Protkes).

”Untuk lingkungan medis lebih diperketat lagi. Karena kami tidak mau ada tambahan kasus dari medis lagi. Jadi, mereka harusnya paham bagaimana menjaga agar Covid-19 ini bisa dikendalikan di lingkungan kerja mereka,” harapnya.

Tim kesehatan terus mencari kontak erat pasien positif guna mengendalikan penyebaran Covid-19 di lingkungan nakes. Berdasarkan rilis ter- baru, ada dua tambahan kasus dari aparatur sipil negara (ASN) nakes Batam. Didi mengakui, cukup sulit mengendalikan penyebaran, sebab aktivitas pegawai yang cukup padat dan bertemu dengan sesama rekan kerja.

”Memang masih ada penambahan, namun yang sembuh juga mulai banyak,” sebutnya dilansir Harian Batam Pos, Senin (7/9).

Banyaknya pasien Covid-19 yang sembuh, juga dibenarkan Komite Medik RSUD Embung Fatimah Batam, dr Yanuarman. Selama sepekan terakhir, jumlah pasien yang dirawat di Gedung Tun Sendari Terpadu RSUD Embung Fatimah mencapai 49 orang. Sebagian besar sudah pulang untuk karantina mandiri di rumah masing-masing. Untuk 37 nakes RSUD yang dirawat di tempat terpisah, yakni lantai empat, gedung rawat inap, juga sudah banyak yang sembuh.(*/jpg)