batampos.co.id – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekransda) Kota Batam saat ini sudah memiliki batik berkualitas. Bahkan banyak perajinnya yang sukses hingga punya showroom.

Hal ini disampaikan Ketua Dekranasda Kota Batam Marlin Agustina, kala meresmikan Showroom Batik Tanjung, yang berlokasi di Tanjungpinggir, Sekupang, Kamis (16/7/2020) lalu.

Pemilik showroom ini adalah salah satu binaan Dekranasda yang berhasil merintis bisnis di bawah arahan Marlin hingga tumbuh besar seperti saat ini.

“Terus terang, hari ini saya bangga sekali. Ini membuktikan bahwa kerajinan batik memiliki prospek sangat besar. Asal kita sabar,” jelasnya berkaca-kaca.

Selanjutnya, Marlin berharap dukungan warga Batam untuk berpartisipasi mengembangkan batik Batam. “Ayo pakai batik Batam, agar anak-anak kita juga bangga menggunakan karya perajin kita,” jelasnya.

Ketua Dekranasda Kota Batam Hj Marlin Agustina, saat meresmikan Showroom Batik Tanjung, yang berlokasi di Tanjungpinggir, Sekupang, beberapa waktu lalu. (istimewa)

Untuk membantu pengrajin itulah, Marlin membuat terobosan dengan menggandeng bank hingga universitas. “Saya memulai (mengembangkan) dengan bekerjasama dengan Bank Indonesia untuk membeli mesin-mesin pembuat batik. Sehingga para pembatik tidak perlu lagi membeli bahan dari luar kota,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Marlin juga menggandeng Universitas Internasional Batam (UIB) sehingga pasar batik Batam bisa terbuka lebih luas lagi.

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU (memorandum of understanding) tentang pengembangan desain dan menejemen marketing pengembangan batik Batam di Aula UIB, Senin, 21 Oktober 2019 lalu.

“Yang terbaru saya sudah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Kota Batam) agar anak sekolah dapat memakai batik Batam. Tentu saja harganya akan lebih murah,” jelas Marlin.

Selain batik, ada satu lagi azam Marlin memajukan kerajinan daerah, dan mengangkat ekonomi perajinnya. Sehingga nama Batam juga berbicara di pentas nasional. Hal tersebut adalah kerajinan songket.

“InshaAllah, minggu depan saya akan meresmikan rumah tenun di Batam, tepatnya di Pulau Ngenang, Jadi kita sudah punya songket sendiri,” pungkasnya. (*/jpg)