batampos.co.id – Eceng gondok merupakan tumbuhan yang sangat berbahaya apabila tumbuh di sekitar area waduk.
karena dapat menyebabkan kedangkalan serta menurunkan mutu dan kualitas sumber air baku di dalam waduk.
Manajer Air Baku Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Hadjad Widagdo, mengatakan, BP Batam memiliki alat yang cukup canggih untuk membersihakan eceng gondok di area waduk.
Terutama di waduk Duriangkang sehingga mutu dan kualitas sumber air baku di kawasan tersebut tetap terjaga. Alat tersebut adalah Harvester yang diproduksi oleh pabrikan Jerman.
“Kita terus menerus melakukan upaya pembersihan waduk kita, salah satunya dengan membersihkan eceng gondok,” jelasnya, (10/9/2020).

Ia menjelaskan, guna mempermudah pekerjaan, pihaknya memasang pengahalang apung atau floating barrier sepanjang 200 meter di area Waduk Duriangkang. Serta memanfaatkan angin untuk mengumpulkan eceng gondok.
“Jika dalam sehari kita bisa membersihkan 6 ribu meter persegi artinya dalam sebulan ada sekitar 10 hektare area waduk dam Duriangkang yang sudah bersih dari eceng gondok,” jelasnya.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, beberapa waktu lalu mengatakan, kegiatan pembersihan eceng gondok merupakan peran pemerintah dalam menjaga ketersediaan air di Kota Batam.
“Kegiatan ini adalah bentuk kerja sosial yang akan menyelamatkan seluruh Kota Batam, yaitu menyelamatkan air agar tidak berkurang dan bisa dinikmati, digunakan untuk keperluan masyarakat,” ujar Rudi saat memberikan arahan apel pelaksanaan pembersihan eceng gondok di alun-alun Engku Putri, Batam Centre.
Kata dia, dengan banyak eceng gondok di Waduk Duriangkang dapat mengganggu kualitas dan debit air baku Kota Batam.(esa/adv)
