batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam mencatat ada sebanyak 16.209 orang pencari kerja (Pencaker) sepanjang tahun 2020 di Batam.

Rinciannya, 7.264 orang laki-laki dan 8.945 orang pencaker perempuan.

Kepala Bidang Penempatan Dinas Ketenagakerjaan Batam,
Hendri, menyebutkan, dari jumlah pencaker tersebut, 11.160 orang di antaranya telah ada penempatan atau mendapat pekerjaan sesuai laporan pencaker itu sendiri.

“Data yang masuk ini dari bulan Januari sampai dengan Juni 2020. Sementara untuk bulan Juli dan Agustus masih kita rekap karena sampai saat ini baru enam kecamatan yang melaporkan,” katanya, Kamis (10/9/2020) seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Bila melihat rekapan perbulan, pencaker tertinggi berada di bulan Juni yakni berjumlah 4.281 orang.

Puluhan pencari kerja menanti info lowongan pekerjaan di sepanjang kawasan industri Cammo Batam Centre. Foto: Dhiyanto/batampso.co.id

Sedangkan pencaker terendah sepanjang tahun ini yakni di bulan April sebanyak 1.034 orang. Sementara kelompok umur pencaker tertinggi berkisar antara 20 hingga 29 tahun.

“Jumlahnya lebih dari 10.000 ribu orang,” sebut Hendri.

Sementara para pencaker tersebut mulai dari tamatan SD hingga sarjana. Data pencaker tertinggi pun merupakan mereka lulusan SMA atau SMK yakni sebanyak 14.792 orang.

Ditambahkan Hendri, pencaker yang sudah ada penempatan, rata-rata bekerja di berbagai perusahaan di Kota Batam.

Diketahui, guna meningkatkan daya saing pencaker dalam mendapatkan pekerjaan, Dinas Tenaga Kerja Kota Batam memberikan pelatihan bagi para pencaker.

Adapun, jenis pelatihan yang disiapkan bagi pencaker, menurut Hendri, adalah pendidikan dasar. Sertifikat yang diberikan setelah melalui proses pelatihan ini dapat digunakan saat melamar pekerjaan nantinya.

Beberapa jenis pelatihan yang akan digelar yakni pelatihan keselamatan kerja K3 Madya, pelatihan dasar K3 Muda, pelatihan teknik komputer, house keeping, scaffolding, AutoCAD Muda, tata rias salon kecantikan, HRD pariwisata, akuntansi MYOB, dan bengkel motor roda dua.

Kemudian, pelatihan tanaman sayur hidroponik, menjahit pola tingkat dasar, menjahit garmen, food and beverage waiter, sekuriti pratama, operator komputer, web deployment, dan welder 3G/4G.(jpg)