batampos.co.id – Terminal Feri Internasional Sekupang (Sekupang Ferry Terminal) terlihat kosong dan sepi penumpang, pada Kamis (10/9/2020).

Tidak ada aktivitas penumpang yang berangkat maupun datang di pelabuhan internasional tersebut.

Dialnsir dari Harian Batam Pos, kapal-kapal feri yang biasanya silih berganti mengangkut penumpang rute Batam ke Singapura, hanya terlihat parkir berjejer di bibir pelabuhan.

Pantauan Batam Pos, hanya terlihat beberapa petugas keamanan dan kebersihan yang sedang membersihkan setiap sudut pelabuhan.

Jumlah kendaraan di pelabuhan juga bisa dihitung dengan jari. Hanya ada beberapa kendaraan roda empat dan belasan sepeda motor terparkir di pelabuhan.

Begitu juga dengan konter-konter yang menjual tiket kapal, tak satu pun yang buka menjual tiket.

”Sudah tak ada aktivitas sejak tanggal 9 April lalu,” ujar Andi, salah satu sekuriti di pelabuhan tersebut.

Kepala Pos Syahbandar Pelabuhan Sekupang, P Samosir, membenarkan, telah ditutupnya aktivitas pelayaran di Terminal Feri Internasional Sekupang.

Ilustrasi. Arus penumpang di Pelabuhan Internasional, Sekupang. Foto diambil beberapa waktu lalu. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

”Sudah mau enam bulan kita tutup. Memang sudah tak ada aktivitas pelayaran lagi di sana,” katanya, Kamis (10/9/2020).

Diakuinya, jumlah penumpang di pelabuhan ini turun drastis semenjak wabah virus corona melanda dunia.

Bahkan, sejak awal tahun lalu, sejumlah pelayaran ke Singapura masih tetap buka namun jumlah kapalnya telah dikurangi.

”Singapura sebelum pemerintahnya menyatakan lockdown, kita masih tetap buka. Namun dari bulan tiga kemarin operasional di sana sudah berhenti,” sebut Samosir.

Disinggung sampai kapan pelabuhan ini ditutup, ia mengaku tidak bisa memastikan, mengingat masih lockdownnya negeri tetangga tersebut.

”Ada wacana bulan September ini sudah dibuka lagi. Tapi karena jumlah positif Covid melonjak, ya tutup lagi. Artinya kita tak bisa memastikan kapan akan dibuka lagi pelayaran di Pelabuhan Feri Internasional Sekupang ini,” bebernya.

Sementara itu, pengelola Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang, Jumarly, mengatakan, Terminal Feri Internasional Sekupang tidak beroperasi setelah ditutupnya Pelabuhan Harbour Front di Singapura.

Harbour Front yang awalnya melayani rute feri Singapura-Batam-Sekupang, pelayanannya dipindahkan ke Pelabuhan Tanah Merah. Sehingga, tidak ada lagi kapal-kapal feri yang berlayar dari Sekupang.

”Karena alasan jauh juga ke Tanah Merah ke Sekupang. Tapi dari Pelabuhan Batam Center masih melayani ke Singapura,” katanya.

Jumarly mengakui, belum mengetahui secara pasti kapan pelabuhan internasional Sekupang ini akan dibuka kembali.

”Tergantung Singapura, kalau mereka buka kita buka. Hanya
saja saat ini 56 negara sudah tak mau menerima kita lagi. Kita terima saja nasib,” tutupnya.

Kondisi berbeda terlihat pada pelayaran kapal di Pelabuhan
Domestik Sekupang. Terpantau, jumlah pelayaran di pelabuhan
domestik itu masih berjalan normal.(jpg)