batampos.co.id – Pendakwah Syeikh Ali Jabber diserang orang tidak dikenal saat sedang memberikan ceramah. Beruntung, akibat peristiwa ini, Ali Jabber dipastikan tidak mengalami luka parah.

Kabi Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, saat hendak diserang, Ali Jabber sempat menangkis sabetan senjata tajam pelaku. Sehingga penyerangan hanya melukai bagian tangannya.

“Dengan reflek yang tinggi, sempet melakukan tangkisan tapi kena lengan sebelah kanan di bahu,” kata Pandra saat dihubungi, Senin (14/9).

Ali Jabber kemudian dibawa ke Puskesmas Gedong Air di Bandar Lampung untuk mendapat pengobatan. Usai diberikan tindakan medis, pendakwah itu dipastikan dalam keadaan sehat, dan sedang istrahat untuk pemulihan.

“Sekarang kondisi Syeikh sudah kembali pulih, artinya ada bekas luka lah, bekas tusukan itu, jadi barang buktinya saat ini masih dlakukan penyelidikan oleh Satreskrim Polres Bandar Lampung,” jelas Pandra.

Sebelumnya, Syeikh Ali Jaber ditikam seorang pria tidak dikenal saat mengisi kegiatan tablig di Masjid Falahudin, Sukajawa, Tanjungkarang Barat, pada Minggu (13/9) sore. Berdasar informasi yang dihimpun, Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk di bagian bahu kanan.

Belum diketahui motif pemuda yang nekat menyerang Syekh Ali Jaber menggunakan senjata tajam tersebut. Kapolsek Tanjungkarang Barat AKP David Sianipar membenarkan hal tersebut.

”Benar, saat ini kondisi korban sedang dirawat di Puskesmas Gedong Air, untuk pelaku sudah berhasil ditangkap dan menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tanjungkarang,” kata Kapolsek David Sianipar seperti dilansir dari Antara pada Minggu (13/9).(*/jpg)