batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam tengah merampungkan pendataan nomor telepon seluler siswa yang akan menerima paket data dari pemerintah pusat.

Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, mengatakan, masing-masing siswa akan mendapatkan bantuan berupa paket data internet sebesar 35 GB dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Bantuan ini guna mendukung proses belajar mengajar daring, di tengah pandemi Covid-19.

“Ada perpanjangan hingga 15 September ini. Saat ini, operator sekolah tinggal finalisasi data saja. Kalau kita sudah 90 persen terinput dan tinggal menunggu bantuan turun saja,” kata dia, Senin (14/9/2020) seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Hendri menyampaikan, sudah melaporkan terkait bantuan ini kepada Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Jika tidak ada masalah, paket data ini akan disalurkan diakhir bulan ini. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban orangtua di tengah perekonomian yang masih belum membaik.

Sejumlah pelajar melakukan registrasi kartu perdana untuk belajar online yang dibagikan di SMK Negeri 8 Jakarta, Kamis (3/9/2020). Nantinya, para pelajar juga akan mendapat subsidi kuota dari Kemendikbud sebesar 35 Gb per bulan. Untuk program ini, Kemendikbud mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7,2 triliun guna memperlancar pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

“Selama ini keluhannya kanpaket data. Jadi, ada pengeluaran yang lebih banyak dari pada belajar tatap muka. Mudah-mudahan bisa terbantu,” tambahnya.

Hendri menambahkan, karena bantuan ini berasal dari pusat, pemerintah daerah hanya mendata dan menginput ke sistem Dapodik.

Perpanjangan waktu pendataan ini akan dimanfaatkan untuk evaluasi data penerima bantuan paket kuota.

“Kita tinggal evaluasi saja. Kalau memang ada yang belum mengirimkan nomor telepon, akan dihubungi pihak sekolah,” ungkapnya.

Mengenai jumlah data jumlah penerima paket kuota data internet, Hendri menyebutkan, masih menunggu data pasti dari masing-masing sekolah.

“Total keseluruhan masih belum final. Nanti tanggal 15 September baru diketahui jumlah penerima bantuan kuota ini,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kemendikbud telah mengumumkan akan memberikan bantuan kuota internet bagi siswa dan guru di setiap jenjang pendidikan.

Nantinya, setiap siswa akan mendapat kuota sebesar 35 gigabita (GB) per bulan. Sementara untuk guru, bantuan kuota diberikan sebesar 42 GB. Bantuan ini akan berjalan selama empat bulan.(*)