batampos.co.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatakan tengah mempertimbangkan untuk membuka gelombang kedua penerima subsidi kuota gratis. Tujuannya adalah agar anggaran yang terserap bisa 100 persen dari total Rp 7,2 triliun.

“(Ada) gelombang berikutnya,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kemendikbud, Hasan Chabibie, Selasa (15/9).

Akan tetapi, pihaknya masih belum memastikan kapan gelombang kedua subsidi kuota akan dilaksanakan. Sebab, pihaknya juga perlu menyusun skema baru untuk melakukan pendataan yang lebih efektif. “Masih kami sempurnakan draft-nya dulu,” jelasnya.

Untuk saat ini, Kemendikbud masih membuka data pokok pendidikan (Dapodik) dan pangkalan data pendidikan tinggi (PDDikti) bagi satuan pendidikan yang ingin menginput data yang sudah terkumpul. “Masih kita buka kok. Kami tetap buka mas. Nanti diakumulasi di akhir bulan rencananya,” ujar dia.

Sebagai informasi, saat ini dari 44 juta siswa, yang sudah terdaftar nomor handphone-nya sebanyak 24,7 juta atau 55,2 persen. Sedangkan perguruan tinggi, dari 8 juta mahasiswa, yang tercatat sudah 5,1 juta atau 63,7 persen.(jpg)