batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, terisak-isak saat menyampaikan permohonannnya agar masyarakat Kota Batam dapat mematuhi protokol kesehatan guna menekan penyebaran virus-Covid-19.

“Saya bertanggungjawab penuh terhadap masyarakat saya, kalian semua. Bantu kami, saya titip betul, karena belum selesai Covid ini taati protokol kesehatan,”  katanya saat pengukuhan pengurus Ikatan Rumah Tahfiz Quran (IRTQ) Kota Batam Masa Bhakti 2020-2023, Rabu (16/9/2020).

Sembari menyeka airmatanya, Rudi menyampaikan, mentaati protokol kesehatan adalah cara paling efektif menekan penyebaran Covid-19, sembari menunggu vaksin yang kabarnya kini tengah dikembangkan.

“Saya sudah keluarkan Perwako, saya sudah sampaikan ke pak Sekda (Jefridin) jangan dulu ada hukuman yang memberatkan masyarakat. Tapi tolong mari jalani protokol kesehatan, hanya ini cara menghilangkan covid ini, karena vaksin belum ada,” imbuhnya.

Ia juga tak henti-hentinya mensosialisasikan pentingnya memakai masker pada masa pandemi Covid-19 ini.

“Covid ini belum selesai bapak, ibu dan anak-anakku sekalian. Selain banyak yang terpapar, virus ini membuat ekonomi kita terganggu,” imbuhnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menangis dan meminta warga Kota Batam untuk mentaati protokol kesehatan. Foto: Media Center Pemko Batam unutk batampos.co.id

Ia menyebutkan, efek virus ini cukup besar. Selain kasus terpapar, pandemi ini membawa masalah lain yakni terpukulnya sektor ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Contoh yang jual gorengan, buka habis maghrib sampai pukul 22.00 masih tersisa setengah dari jualannya, kalau begini kasihan mereka pasti berat, karena dari yang tidak laku itu ada modal yang tidak kembali, kalau begini terus-terusan akan tutup bapak ibu,” paparnya.

Gambaran ini, lanjut dia, dirasakan hampir seluruh masyarakat termasuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Untuk itu sebagai kepala daerah yang bertanggung jawab penanganan Covid-19 di Batam, ia berharap masyarakat dapat ikut andil mentaati protokol kesehatan, terutama memakai masker secara teratur.

“Kita harus bersama wujudkan, agar Covid ini hilang dan ekonomi kita bangkit lagi,” ujar dia.

Menurut Rudi, kasus Covid-19 Agustus meningkat cukup signifikan, kini mencapai 1000 kasus. Walau angka tersebut lebih kecil dibanding daerah-daerah di Jawa, Rudi meminta masyarakat jangan hanya melihat dari sisi angka namun bagaimana Covid-19 segera teratasi.

“Saya berharap kita pakailah masker, patuhi protokol ini. Menjaga kesehatan diri dan orang lain, saya dengar katanya wajib,” harap dia.(*/esa)