batampos.co.id – Di era new normal ini media sosial berperan penting dalam mempromosikan tempat wisata terutama terkait penerapan protokol kesehatan di tempat wisata agar dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwimata, saat menjadi narasumber pada Workshop Media Sosial di Era Adaptasi Kehidupan Baru di Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam, Selasa (22/9/2020).

“Media sosial berperan banyak, kita butuh pemikiran yang bisa kita buat untuk Batam untuk mengembalikan kejayaan Batam Kepri,” katanya.

Media sosial juga berperan memberikan berita yang baik, diharapkan pengelolah wisata dapat memanfaatkannya guna meningkatkan kunjungan wisatawan.

Saat ini semua tempat wisata seperti hotel, restoran, pantai sudah menerapkan protokol kesehatan.

Kadisbudpar Kota batam, Ardiwinata, saat memberikan pemaparan di hadapan para pelaku usaha pariwisata saat menjadi narasumber pada Workshop Media Sosial di Era Adaptasi Kehidupan Baru di Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam, Selasa (22/9/2020). Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampso.co.id

“Misalnya saat memasuki restoran atau hotel, pengunjung diminta untuk mencuci tangan dan dicek suhu tubuh oleh petugas, hal ini bisa kita posting di media sosial bahwa tempat wisata kita sudah menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.

Di era new normal, Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus mengawasi lokasi pariwisata. Ardi berharap pengelolah pariwisata tegas menerapkan protokol kesehatan di tempat wisatanya guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan.

“Pengelolah jangan kompromi dengan tamu atau pengunjung, baik karyawan dan tamu wajib memakai masker, menjaga jarak,” pintanya.

Selain memberikan kenyamanan bagi pengunjung, penerapan protokol kesehatan yang baik bakal memberikan kepercayaan bagi wisatawan mancanegara, bahwasanya Batam menaati protokol kesehatan.

“Lewat media sosial juga dapat meningkatkan kepercayaan di Batam,” ucapnya.

Ardi menyampaikan Pemko Batam konsen menanggani Covid-19 di Kota Batam. Pada Bulan Maret sampai Juni 2020 disebut dengan masa mitigasi artinya bagaimana pemerintah tanggap bencana, seperti memberikan sembako kepada masyarakat Kota Batam.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi lanjutnya juga mengambil kebijakan seperti menunda pajak tiga bulan, penghapusan denda sudah dilewati.

Terhitung 15 Juni 2020 Pemko memberlakukan new normal mengambil keputusan semua sektor salah satunya sektor pariwisata dibuka dengan catatan menandatangani surat pernyataan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah di tempat wisata.

“Menerapkan protokol kesehatan wajib menggunakan masker, menyediakan tempat mencuci tangan, dan menjaga jarak,” katanya.(*/esa)