batampos.co.id – Bunda Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) Kota Batam Marlin Agustina berharap tenaga pendidik di TPQ dapat menambah kapasitas diri. Sehingga bisa meningkatkan kualitas pengajaran kepada anak didik.

Pesan ini disampaikan Marlin saat menghadiri Seminar Bedah Kurikulum TPQ, TKQ, dan TQA di Hotel Golden View, Bengkong, Minggu (20/9/2020).

“Saya sangat support pendidik. Apa yang mereka mau, pelatihan apa, akan saya berikan. Sebenarnya sesudah saya dilantik sebagai Bunda TPQ, saya sudah susun program. Tapi karena Covid-19 semua ditunda,” ujar Marlin yang didaulat menjadi Bunda TPQ pada Februari lalu.

Selain berperan sebagai Bunda TPQ, Marlin juga merupakan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Batam. Untuk guru-guru PAUD, Marlin sudah memberikan pelatihan Bahasa Inggris. Pelatihan ini berlangsung selama satu bulan dan akan ditutup pada Oktober mendatang.

Marlin Agustina saat menghadiri Seminar Bedah Kurikulum TPQ, TKQ, dan TQA di Hotel Golden View, Bengkong, Minggu (20/9/2020). (istimewa)

“Kenapa pelatihan Bahasa Inggris? Karena kita tinggal di wilayah yang bersebelahan dengan negara tetangga. Negara ini menggunakan Bahasa Inggris. Maka kita juga harus bisa. Bahasa Inggris ini perlu kita ajarkan ke anak sejak dini. Oleh karena itu guru-gurunya pun harus bisa berbahasa Inggris untuk modal mengajar ke anak,” paparnya.

Selain Bahasa Inggris, menurut Marlin, ilmu agama juga sangat penting. Karena tantangan anak-anak ke depannya adalah di bidang teknologi dan budaya. Apabila ilmu pengetahuan tidak dibarengi dengan ilmu agama yang kuat, penerus bangsa ini bisa terjerumus ke hal negatif.

Oleh karena itu Marlin berharap para pendidik TPQ, TKQ, dan TQA dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan bersemangat. Dan hasil bedah kurikulum ini agar disampaikan juga ke teman-teman guru yang tidak bisa mengikuti kegiatan tersebut.

“Ini yang hadir tentunya perwakilan-perwakilan. Apa yang didapat hari ini saya harap diteruskan ke teman-teman guru di TPQ masing-masing. Tetap semangat. Mari kita bantu pemerintah mewujudkan Batam Bandar Dunia Madani,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Badan Musyawarah Guru Al-Quran (BMGQ) Kota Batam, Deden Sirajuddin mengatakan kegiatan ini diikuti 150 orang pendidik di TPQ, TKQ, dan TQA.

Ia berharap dari bedah kurikulum tersebut bisa menambah wawasan guru sekaligus terkumpul masukan-masukan yang dapat diimplementasikan saat proses pengajaran. (*/jpg)