batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bersama instansi vertikal terkait telah mensosialisasikan tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan kepada masyarakat. Hal itu dilakukan dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Sekretaris Satpol PP Anambas, Heri Fakrizal, mengutarakan sosialisasi penerapan disiplin ini, sebagai imbauan agar masyarakat dapat mengetahui bahwa Pemda Anambas memberlakukan sanksi bagi warga yang melanggar protokol kesehatan Covid-19. Kini masa sosialisasi telah selesai sehingga penegakan hukum akan diterapkan.

Dirinya mengaku masih ada sejumlah masyarakat yang dijumpai tidak menggunakan masker dan belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan Covid-19, maka dari itu, setiap masyarakat wajib menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah.

“Kami juga mengimbau seluruh fasilitas umum seperti rumah makan, dan warung kopi, serta pasar untuk memperketat protokol kesehatan bagi pengunjung,” ungkapnya saat dalam sosialisasi itu (14/9).

Seperti diketahui bagi warga Kepulauan Anambas yang tidak mematuhi protokol kesehatan itu diberikan sanksi yaitu bagi pelaku usaha berupa penghentian sementara operasional usaha atau pencabutan izin usaha. Kemudian sanksi bagi perseorangan berupa membersihkan sarana fasilitas umum maksimal selama satu jam.

Hal itu berdasarkan Peraturan Bupati Kepulauan Anambas Nomor 43 tahun 2020, tentang pedoman penerapan disiplin, dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19. “Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan (4M)”. (fai)