batampos.co.id – Tenaga medis terus berjuang memberikan pelayanan maksimal kepada warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Bahkan hingg Selasa (22/9/2020) tercatat ada 146 tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id diketahui hingga saat ini ada 12 rumah sakit yang merawat pasien Covid-19.

Dari jumlah tersebut ada lima rumah sakit yang paling banyak merawat pasien Covid-19.

Berikut daftar lima rumah sakit yang paling banyak merawat pasien Covid-19:

1. RSKI Galang 463 orang
2. RS Embung Fatimah 52 orang
3. RS Awal Bros 36 orang
4. RSBP Batam 31 orang
5. RS Elisabeth Lubuk Baja 23 orang.

Daftar rumah sakit yang melakukan perawatan pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Selasa (22/9/2020).

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19, Didi Kusmarjadi, mengatakan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Hal itu kata dia, sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga lanjutnya hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah,” tuturnya.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker.

Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.

Saat ini total jumlah warga Kota Batam yang terkonfirmasi psoitif Covid-19 sebanyak 1.357 orang.

Dengan rincian 669 orang sembuh, 43 orang meninggal dunia dan 645 orang dalam perawatan.(*/esa)