batampos.co.id – Pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi mengakui peluangnya meraih gelar juara dunia MotoGP tahun ini sudah tertutup. Itu diakui setelah dirinya gagal finis pada balapan GP Catalunya Minggu lalu (27/9). Artinya, sudah tiga kali Rossi gagal finis sepanjang musim ini.

Rossi tak bisa menyelesaikan balapan gara-gara terjatuh di lap 16 pada tikungan kedua. Padahal, saat itu dia punya peluang besar meraih podium. Sebab, sebelum terjatuh, dia berada di barisan terdepan bersama dua pembalap Petronas Yamaha, yakni Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli.

Saat itu motor Rossi tiba-tiba tergelincir. Itu akibat tekanan ban depan sebelah kiri motornya bermasalah. Pembalap 41 tahun tersebut mengaku saat itu terlalu memaksakan diri untuk makin dekat dengan Quartararo yang sedang memimpin balapan.

’’Kami memulai semuanya dengan mulus. Tapi, saat itu aku terlalu memaksakan agar lebih dekat dengan Fabio. Di situlah kesalahanku,’’ ucap Rossi dilasir Crash.

Hasil balapan tersebut membuat Rossi kini masih berada di peringkat ke-11 klasemen pembalap dengan mengantongi 58 poin. Terpaut 50 poin dari Quartararo yang saat ini memimpin klasemen dengan 108 poin.

Peluang Rossi memang belum habis. Sebab, balapan musim ini masih menyisakan enam seri. Namun, Rossi tampaknya sudah merasa harapan mengejar gelar juara dunia kesepuluhnya sepanjang karir musim ini sudah pupus.

’’Gelar juara mungkin sudah tertutup untukku. Tapi, melihat performa motorku yang membaik, paling tidak aku mulai saat ini merasa bisa makin cepat sampai akhir musim,’’ ucap pembalap asal Italia tersebut.

Rossi berusaha menerima kenyataan. ’’Agar tetap rileks, saya harus berpikir bahwa ini adalah akhir pekan yang baik,’’ ujarnya. ’’Saya membalap dengan baik dan menikmatinya. Saya bersaing dan berusaha meraih kemenangan,’’ tambah Rossi.(jpg)