batampos.co.id – Kegiatan FOCUS atau Fast on Canvassing up to Seratus yang merupakan inovasi BPJS Kesehatan Cabang Batam yang dilakukan sebagai upaya untuk mendorong pencapaian rekrutmen peserta, pendapatan iuran, kepatuhan badan usaha memberikan hasil melonjaknya pekerja yang didaftarkan sebagai peserta JKN-KIS.

Kepala Bidang Perluasan, Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Batam, Maihendra, mengatakan kegiatan dilaksanakan secara sinergi oleh petugas pemeriksa, Relationship Officer (RO), dan staf administrasi bidang perluasan, pengawasan dan pemeriksan peserta.

Seluruh tim berperan sebagai pemeriksa, dan memastikan output pemeriksaan di-input melalui aplikasi kepesertaan maupun E-Dabu.

Sampai dengan saat ini, tim FOCUS berhasil memeriksa 1.286 badan usaha dengan output 9.852 pekerja yang didaftarkan sebagai peserta JKN-KIS.

“Kegiatan FOCUS ini awalnya kita lakukan secara online bagi badan usaha yang Work From Home (WFH), dan secara tatap muka langsung dengan tetap menjalankan protokol Covid-19, dan demikian hasil yang sampai dengan bulan Agustus 2020,” kata Maihendra.

BPJS Kesehatan Cabang Batam melaksanakan kegiatan FOCUS atau Fast on Canvassing up to Seratus. Foto: BPJS Kesehatan untuk batampos.co.id

FOCUS yang beberapa hari yang lalu kembali dilaksanakan oleh tim FOCUS BPJS Kesehatan Cabang Batam di Graha Pena Batam Center tidak hanya dilakukan untuk memastikan badan usaha yang sudah terdaftar mendaftarkan seluruh pekerjanya tapi juga untuk menjaring badan usaha yang belum mendaftarkan diri menjadi peserta JKN-KIS.

“Sebelum FOCUS dilakukan badan usaha bisa mengelak jika tidak mendaftarkan pekerjanya, tapi sekarang jika badan usaha tidak patuh, kami akan laporkan kepada Pengawas Tenaga Kerja dan Kejaksaan” kata Maihendra.

Maihendra mengatakan sebelum dilaksanakan kegiatan FOCUS, dalam rentang waktu
8 (delapan) bulan yakni Januari sampai dengan Agustus 2019 total capaian badan usaha canvassing adalah 133 badan usaha dengan total pekerja yang didaftarkan 2.973 pekerja.

Setelah dilaksanakan kegiatan FOCUS, total badan usaha menjadi 1.286 badan usaha dengan total pekerja yang didaftarkan adalah 9.852 pekerja.

Noni Elviyanti salah satu pekerja badan usaha di wilayah Batam yang berhasil dihubungi oleh tim Jamkesnews mengatakan bahwa badan usaha harus dipastikan mendaftarkan pekerjanya mengingat pentingnya jaminan kesehatan.

“Pentingnya karena sangat membantu biaya pengobatan pekerja itu sendiri. Hampir semua penyakit dijamin oleh JKN-KIS, jika perkerja sakit tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan lagi karena semua dijamin,” kata Noni.

Tidak hanya memberikan manfaat bagi pekerja, mendaftar sebagai peserta JKN-KIS juga membantu perusahaan agar tidak mengeluarkan biaya yang besar ketika ada pekerja yang sakit karena sudah dibayar tiap bulan.

“Karena penting, bagusnya perusahaan yang tidak mendaftar diberikan sanksi yang tegas. Perusahaan kami kebetulan selalu bayar tepat waktu, jadi tidak ada pekerja yang mengeluh ditolak berobat karena belum bayar,” kata Noni.(*)