batampos.co.id – Anggota Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah, mengatakan bahwa penelurusunan kontak penularan virus Korona sangat penting dilakukan di masa pandemi saat ini. Dewi mengharapkan masyarakat untuk tidak berbohong saat ada petugas yang melakukan penelusuran kontak. Karena jika berbohong maka penularan akan semakin banyak.

“Karena khawatir berbohong kepada petugas dan mengakibatkan penularan yang berlanjut kepada orang-orang di sekitarnya,” ujar Dewi dalam akun YouTube BNPB Indonesia, Kamis (1/10).

Oleh sebab itu, kejujuran dari masyarakat sangat penting dilakukan dalam penelusuran orang yang tertular virus Korona. Sehingga nantinya petugas bisa mengetahui siapa saja yang melakukan kontak dengan orang yang positif Covid-19.

“Jadi kejujuran ini dibutuhkan untuk memahami penelusuran kontak. Jangan sampai ada yang positif namun tidak diketahui,” imbuhnya.

Dewi menambahkan, orang tanpa gejala (OTG) tidak ada jaminan tidak menularkan orang lain. ‎Kemudian OTG ini tidak ada jaminannya juga akan menularkan orang dan tidak punya gejala. Seperti diketahui, orang yang dengan punya penyakit penyerta akan memuliki gejala-gejala Covid-19.

“Ini berhubungan dengan daya tahan tubuh dengan berapa banyak virus yang masuk. Banyak sekali faktornya ada komorbid penyakit lain menyertai,” tuturnya.

Dewi mengatakan banyak ditemukan kasus orang tersebut tertular Covid-19 dari luar rumah. Kemudian orang tersebut membawa virus ke keluarganya di rumah. Sehingga orang-orang sekitar menjadi tertular.

“Jadi ketika protokol kesehatan diterapkan dengan benar pasti ini akan jauh mengurangi risiko penularan yang ada di sebuah tempat,” pungkas Dewi.(jpg)