batampos.co.id – Pemko Batam memastikan ketersediaan pangan aman hingga akhir tahun dan mengimbau masyarakat untuk tidak resah.

Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, mengatakan, tim pengendali inflasi daerah (TPDI) terus berkoordinasi, sehingga jika ada permasalahan bisa segera diselesaikan.

“Saya juga meminta agar OPD (organisasi perangkat daerah) yang menangani terkait ketersediaan pangan ini, untuk intens koordinasi dengan instansi terkait lainnya seperti Bulog atau Pertamina,” kata Syamsul saat memimpin rapat TPID di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (7/10/2020).

Syamsul juga mengapresiasi seluruh OPD yang konsen menjaga pasokan kebutuhan pangan.

Harga sejumlah komoditi pangan di Kota Batam mengalami kenaikan yang cukup siginifikan, terutama sayur-sayuran. Pemko Batam menjamin pasokan pangan aman hingga akhir tahun. foto; Dhiyanto/batampos.co.id

Seperti yang dilakukan Disperindag, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta dinas-dinas lainnya.

Asisten II Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Kepri tersebut juga berharap inflasi di Batam atau Kepri bisa tetap terjaga. Walapun di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Intinya semua persoalan di lapangan harus dikoordinasikan. Sehingga bisa segera diselesaikan,” katanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, mengatakan, untuk ketersediaan bahan pokok di Batam tidak ada masalah.

Seperti beras, minya goreng, gula, cabai dan kebutuhan pokok lainnya pasokan yang ada masih mencukupi.

“Seperti beras, kebutuhan masyarakat setiap bulan itu 9,703 ton. Sedangkan pasokan yang ada sebanyak 15,036 ton,” jelasnya.(*/esa)