batampos.co.id – Bandara Internasional Hang Nadim menaik-
kan tarif parkir. Untuk sepeda motor, dikenakan tarif parkir Rp 2.000, mobil roda empat Rp 4.000, bus atau truk Rp 8.000 per 2 jam pertama.

Kenaikan tarif ini dibenarkan Direktur Bandar Udara dan Telekomunikasi Informasi Komunikasi, Suwarso.

”Benar, ada penyesuaian tarif. Motor itu ada penyesuaian (naik) Rp 500, mobil Rp 1.000, truk Rp 2.000,” katanya, Rabu (7/10/2020) seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Kenaikan ini, kata Suwarso, sesuai dengan Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 14 Tahun 2020 tertanggal 1 September tentang pengelolaan tarif layanan dan tata cara pengadministrasian keuangan Badan Usaha Bandar Hang Nadim.

”Tapi kami tetap berlakukan, 15 menit awal gratis,” tuturnya.

Suwarso menyadari, menaikkan tarif di tengah pandemi memang berpotensi jadi sorotan.

Namun, ia menegaskan, penggodokan tarif baru ini sudah disusun sejak awal tahun, sebelum masa pandemi.

Bandara Internasional Hang Nadim. Per 1 Oktober 2020 tarif parkir di Bandara Internasional Hang Nadim Batam naik. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Karena pada perjalanannya ada pandemi, ia mengaku sedang mengajukan ke BP Batam agar ada dispensasi.

”Kami meminta ada pertimbangan diskon untuk seluruh tarif (yang ada di kawasan Hang Nadim),” tuturnya.

Kenaikan tarif ini tidak hanya berlaku untuk parkir kendaraan. Berdasarkan Perka BP Batam Nomor 14 tahun 2020 ini, sewa menyewa di kawasan Hang Nadim juga naik sebesar 20 persen.

Selain itu, tarif jasa pendaratan, penempatan, penyimpanan pesawat udara mengalami kenaikan sebesar 5 persen.

Landing fee itu ada penyesuaian (naik) 5 persen. Parkir pesawat penyesuaian (naik) 20 hingga 30 persen,” tuturnya.

Ia mengatakan, sudah melakukan sosialisasi di kawasan Hang Nadim. Beberapa spanduk terkait kenaikan tarif telah dipasang.

”Walaupun peraturan ini bertanggalkan 1 September, tapi baru efektif per 1 Oktober lalu,” ucapnya.(jpg)