batampos.co.id – Warga Batuaji dan Sagulung masih kesulitan mendapatkan pasokan elpiji kemasan 3 kilogram (kg) atau gas melon. Seperti biasa, pangkalan gas melon banyak kehabisan stok sehingga warga harus keluar jauh untuk mendapatkan stok gas di pedagang eceran.

Endang, warga Tanjunguncang, Batuaji, mengaku kewalahan mencari gas melon, Jumat (9/10). Pasalnya, pangkalan elpiji 3 kg di tempat tinggal mereka sudah kekosongan stok gas sejak Rabu (7/10) lalu.

Mereka harus keliling hingga ke pasar Sagulung dan harus merogok kocek lebih dalam sebab gas hanya dijumpai di pedagang eceran dengan harga Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per tabung.

”Sudah berbulan-bulan begini terus. Di pangkalan tiap kali datang selalu habis gas. Entah sampai kapan begini terus,” keluh Endang.

Meski pedagang gas melon eceran sudah dirazia dan disita tabungnya oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam bersama instansi lain terkait awal pekan lalu, nyatanya gas melon tetap langka.

Sementara Agus, pemilik pangkalan di Sagulung, mengakui memang belakangan ada masalah dengan kuota pengiriman gas dari agen. Kuota yang didatangkan tiga kali dalam seminggu, jumlahnya dikurangi dengan alasan yang tak pasti. Pangkalan yang bisa dapat 50 tabung, kini hanya diantar 30 tabung.

Ini tentu bermasalah sebab warga yang membutuhkan gas di sekitar lokasi pangkalan umumnya berjumlah lebih dari 50 tabung. ”Kalau dikurangi seperti ini tentu bermasalah. Kalau yang di pedagang eceran itu tak tahu dapat dari mana mereka,” ujar Agus.

Menyikapi itu, Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, malah menyebut kelangkaan gas yang terjadi selama ini disinyalir karena adanya permainan pihak-pihak tertentu. Seperti, maraknya praktik penjualan gas secara eceran di luar pangkalan resmi.

”Kita sudah turun sendiri ke lapangan dan membuktikan hal itu,” katanya.

Untuk mengatasi masalah itu, Disperindag telah melakukan tindakan tegas berupa menyita gas yang kedapatan dijual secara ecer. Namun, penindakan ini belum berjalan maksimal sebab sampai siang kemarin masih banyak gas yang dijual secara eceran di pinggir jalan. (*/jpg)