batampos.co.id – Potensi hujan di wilayah Kepri, khususnya Batam dalam beberapa bulan ke depan, diprediksi masih tinggi.

Kondisi itu juga disertai dengan angin kencang, yang berpotensi
menimbulkan gelombang tinggi.

Bahkan pada Senin, (12/10/2020) ini, ada bibit siklon tropis di Laut Cina Selatan dan menyebabkan penumpukan massa udara di sekitar wilayah Kepri yang mendukung pembentukan awan-awan hujan.

Secara umum, kondisi cuaca diprakirakan berawan dan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pagi, siang dan dini hari.

”Potensi hujan untuk wilayah Kepri, termasuk Batam masih tinggi hingga beberapa bulan ke depan. Hujan juga dapat disertai petir dan angin kencang,” ujar Kasi Datin BMKG Hang Nadim Batam, Suratman, Minggu (11/10/2020) seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Awan hitam terlihat di sebagian area Batam Centre. BMKG memprakirakan potensi hujan di wilayah Kepri, khususnya Batam dalam beberapa bulan ke depan, diprediksi masih tinggi. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Pihaknya juga memperkirakan adanya gelombang laut cukup tinggi.

Namun, kondisi ini tak berlangsung terus menerus. Karena itu, untuk transportasi laut dan aktivitas kelautan, diimbau agar berhati-hati terhadap gelombang laut yang cukup tinggi di seluruh wilayah perairan Kepri.

”Potensi gelombang tinggi ada, namun puncak gelombang tinggi akan terjadi di bulan Desember mendatang, masuk musim angin utara. Untuk saat ini, memang ada gelombang tinggi, namun sifatnya temporari,” jelas Suratman.

Ia juga berharap agar masyarakat bisa selalu waspada saat berada di luar ruangan.

Selalu memperbarui perkiraan cuaca. Sebab, kondisi cuaca di Batam, bisa berubah setiap saatnya.

Bahkan, masyarakat diharapkan waspada terhadap adanya pembentukan awan comulonimbus yang bisa menyebabkan puting beliung.

”Selalu update kondisi cuaca jika ingin keluar rumah, atau berada di luar rumah,” imbau Suratman.(jpg)