batampos.co.id – Jagat dunia maya dihebohkan dengan adanya surat permohonan bantuan dana pengamanan pelaksanaan Pilkada yang ditandatangani oleh Calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Isdianto dan dikeluarkan pada 12 Oktober 2020.

Namun anehnya surat tersebut tertulis jika jabatan Isdianto masih Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri. Selain itu tandatangani Isdianto juga diduga kuat dipalsukan.

Menanggapi beredarnya surat tersebut, Karo Hukum Pemprov Kepri, Raja Heri Mokhriazal, menegaskan, hal itu tidak benar.

Dirinya telah meminta Kabag Bantuan Hukum (Bankum) Pemprov Kepri melaporkan hal tersebut ke pihak yang berwajib.

“Saya sudah minta Kabag Bankum untuk melaporkan hal itu ke Polda Kepri,” jelasnya saat ditanyai batampos.co.id, Rabu (14/10/2020).

Ia menjelaskan, surat tersebut jelas palsu dikarenakan tidak ada hubungannya penyelenggaraan Pilkada dengan memohon bantuan dari para pengusaha.

Di dalam surat tersebut disebutkan dana bantuan dapat dikirimkan ke Bank BNI atas nama Reza Zulmi Fahlevi.(*/esa)

Berikut isi suratnya: