batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengajukan dua proyek baru untuk dianggarkan tahun depan.

Yakni, peningkatan Jalan Gajah Mada di sekitar kawasan Southlink dan perbaikan jalan di Kawasan Industri Tanjung Uncang.

“Tahun depan, ada peningkatan jalan di Southlink. Peningkatan itu dengan penambahan lajur untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di sana,” kata Kasubdit Pembangunan Jalan, Jembatan dan Transportasi Massal BP Batam, Boy Zasmita, Selasa
(13/10/2020) seperti yang dilansir dari Harian batam Pos.

Satu lajur masing-masing akan ditambahkan di bagian kiri dan kanan jalan. Lebarnya 3,5 meter per lajur. Anggaran yang diajukan sebesar Rp 30 miliar.

 

Sementara itu, kondisi jalan di Kawasan Industri Tanjung Uncang, memang sangat buruk, sehingga segera memerlukan perbaikan.

“Perbaikan di Tanjung Uncang meliputi overlay jalan yang sudah rusak. Anggarannya mencapai Rp 20 miliar,” ungkapnya.

Proyek yang akan dijalankan tahun depan ini merupakan bagian dari upaya mengurangi kemacetan, serta mendorong kelancaran mobilitas buruh industri.

Selain itu, di akhir tahun, tiga proyek besar dengan nilai anggaran lebih dari Rp 20 miliar akan dikerjakan BP Batam, mulai November mendatang.

Proyek-proyek tersebut antara lain pembangunan jalur kedua
dan peningkatan Jalan Hang Kesturi.

Nilai totalnya Rp 37 miliar. Berikutnya, peningkatan lengan jalan di Pelabuhan Batuampar.

Pagu anggarannya mencapai Rp 24 miliar. Selanjutnya, peningkatan jalan dari Bundaran Madani ke arah Bengkong melewati Ocarina. Nilainya Rp 20 miliar.(jpg)