batampos.co.id – Kaim rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 mencapai Rp 12 triliun dan hingga kemarin telah dibayarkan sebanyak Rp 7,1 triliun.

Plt Dirjen Yankes Kementerian Kesehatan Abdul Kadir menyatakan, data okupansi tempat tidur pasien Covid-19 terus berubah. ’’NTT okupansi terendah se-Indonesia,’’ ucapnya.

Kadir menyatakan, dana tersebut berasal dari Kemenkes dan BNPB.

’’Pemerintah sementara ini menyediakan Rp 21 triliun untuk klaim rumah sakit,’’ ujarnya seperti yang dilansir dari JawaPos.com.

Hingga kemarin, menurut data Kemenkes, klaim yang belum dibayarkan mencapai Rp 5 triliun. Kadir berjanji bahwa klaim pasien Covid-19 berjalan lancar.

Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi), Kuntjoro, menyarankan ada tim khusus untuk menyelesaikan klaim. Tim tersebut akan membantu tim pusat.

’’Yang belum kerja sama dengan BPJS Kesehatan jangan didiamkan. Rumah sakit didampingi,’’ katanya.(jpg)