batampos.co.id – Sebanyak 155 warga Kecamatan Batam Kota langsung dilakukan rapid test karena kedapatan tidak menggunakan masker.

Kepala Satpol PP Batam, Salim, mengatakan, Tim Gugus Tugas Covid-19 terus melakukan pengawasan dan pemantauan penerapan disiplin protokol kesehatan di masyarakat.

“Sabtu (17/10/2020) malam kita melakukan razia di Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota,” katanya, Senin (19/10/2020).

Pengawasan lanjutnya dilakukan bersama instansi terkait. Seperti Satpol PP, PTSP, DLH, Dishub, Kodim 0316, PM, Pomal AL, AU, Yonif Marinir 10 SBY, Raider 136, Polresta Barelang, Kejaksaan, Pengadialan Negeri dan Ditpan BP Batam.

Dari hasil pengawasan tersebut lanjutnya didapati 155 warga di seputaran depan kampus Uniba yang terjaring razia protokol kesehatan.

Warga yang pelanggar protokol kesehatan di Kecamatan Batam Kota langsung dirapid test. Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

Mereka lanjutnya diberikan sanksi yang bersifat edukatif dan langsung menjalani rapid test.

“Hasilnya ada lima orang yang dinyatakan reaktif dan selanjutnya langsung dilakukan isolasi mandiri kemudian tes swab,” katanya.

Menurutnya, razia masker ini akan terus dilakukan petugas gabungan di wilayah Kota Batam.

Tim juga akan gencarkan operasi penegakan aturan sebagaimana dijelaskan dalam Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 49 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Batam.

Pada kesempatan tersebut, Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, tak henti-hentinya mengimbau agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan, di antaranya disiplin memakai masker.

“Kepada masyarakat Kota Batam kami ingatkan untuk selalu disiplin memakai masker saat beraktivitas di luar rumah,” tuturnya.

“Bagi pelanggar akan dikenakan sanksi sosial hingga denda, lalu di-Rapid Test. Jika reaktif atau bergejala akan dilakukan tes swab. Selanjutnya, jika positif akan dikarantina di RSKI Galang,” katanya lagi.(*/esa)