batampos.co.id – bright PLN Batam akhirnya mampu menjangkau perkampungan nelayan kecil, Desa Monggak yang berlokasi di Jembatan Empat, Galang.
Vice Presiden Public Relation PLN Batam, Samsul Bahri, mengatakan LN Batam sedang membangun sirkuit sepanjang lima kilometer menuju perkampungan hinterland tersebut.
Kami juga akan membangun 1 unit travo berkapasitas 250 KVA, untuk melayani masyarakat Monggak yang jumlahnya sekitar 150 KK,” kata Samsul, Senin (19/10/2020).
Di Monggak, terdapat 150 kepala keluarga (KK). Selama ini mereka mendapat listrik dengan mesin genset bantuan dari pemerintah.

Selain dengan genset, penduduk setempat juga menggunakan listrik tenaga surya.
Namun, listrik tersebut hanya dapat dirasakan oleh warga saat malam saja, sejak pukul 18.00 hingga 22.00 WIB.
”Nah, untuk memerdekakan warga Kampung Monggak dari kegelapan, Bright PLN Batam, menjamin aliran listrik sudah
masuk ke kampung itu di tahun 2020 ini. Saat ini penyambungan jaringan di Monggak sedang on progress, mudah-mudahan dalam waktu 1 bulan ke depan selesai,” ungkapnya
Sementara itu, Ketua RW 04 Monggak, Imnran, mengatakan, untuk membantu PLN, mereka rela bergotong royong memotong pohon, supaya kabel dan tiang listrik bisa masuk.
”Kami bergotong royong selama tiga hari menebangi pohon-pohon agar listrik bisa masuk. Kalau gotong royong, maka kami tak melaut,” ungkapnya.
Dengan masuknya listrik 24 jam, warga bisa menikmatinya. Ia yakin bahwa kegiatan perekonomian dan pendidikan di Monggak akan mendapatkan manfaat luar biasa.(*)
