batampos.co.id – Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengapresiasi penanganan pasien Covid-19 terutama dalam meningkatkan angka kesembuhan. Terawan menyebut angka kesembuhan Covid-19 di Indonesia sudah di atas rata-rata dunia.

Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri Webinar HUT Partai Golkar, Selasa (20/10). Menurut Terawan, angka kesembuhan Indonesia sudah mencapai 79,19 persen.

“Kalau kita melihat dibandingkan dunia, maka angka kesembuhan global, dibandingkan kesembuhan Indonesia, bahwa angka kesembuhan Indonesia sudah mencapai 79,19 persen,” katanya.

“Indonesia berada di peringkat 19 kasus terbanyak. Di Indonesia terdapat 365.240 kasus tersebar di 34 provinsi 501 kabupaten kota,” paparnya.

Terawan mengatakan angka kesembuhan Indonesia sudah di atas angka kesembuhan dunia. Sementara angka kematian, menurutnya kini sudah turun dibandingkan sebelumnya.

“Sekarang sudah 3,4 persen, sebelumnya 3,54 persen. Sedangkan dunia 2,8 persen. Namun, kita melihat kecenderungan menurun semakin baik. Artinya ada harapan yang sangat positif dari angka kesembuhan yang terus meningkat yang mencapai di atas 79 persen,” paparnya.

Terawan menjelaskan strategi yang harus dilakukan tetap pada deteksi pencegahan dan respons. Strategi-strategi ini sudah mengacu pada aturan yang diamanatkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Deteksi ini kami lihat mulai tindakan cegah tangkal penyakit di pintu masuk negara. Tentu kita masih ingat waktu peristiwa Wuhan, kita dengan sigap memindahkan warga negara kita dengan selamat, baik prosesnya yang begitu rumit bisa kita kerjakan dengan baik. Itu adalah kesiapan-kesiapan, siapkan RS rujukan dan sebagainya,” katanya.

Indonesia menurut Terawan terus mengikuti perkembangan yang diarahkan WHO. “Saya kira kita sudah menunjukkan hal sangat positif dengan terutama angka kesembuhan 70 persen lebih menurut saya sangat luar biasa. Dengan angka kematian terus turun, bayangkan dulu sampai 9,5 persen lebih sekarang sudah 3,45 persen dan terlihat tiap hari mengalami penurunan. Artinya kerja keras luar biasa dari semua komponen masyarakat terutama para dokter, perawat, di garda depan,” pungkasnya.(jpg)