batampos.co.id – Covid-19 yang mewabah ini juga mulai masuk ke lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II A Batam di Sagulung. Ada dua warga binaan yang terpapar Covid-19 dan satu di antaranya meninggal dunia.

Korban yang meninggal adalah Siswanto, kasus pidana ringan yang menjalani hukuman selama lima bulan pidana kurungan. Dia sudah menjalani masa pidana selama lima bulan akan bebas dalam waktu dekat ini. Dia mengeluh sakit pada tanggal 18 Oktober lalu dan meninggal dunia sebagai pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam, Selasa (20/19) pagi.

“Sudah dimakamkan secara protokol oleh pihak gugus tugas. Dia meninggal pukul 06.30 WIB dan beberapa jam kemudian hasil swab-nya keluar memang positif. Dia punya penyakit bawaan juga,”ujar Karutan Batam Yan Patmos, Rabu (21/10) pagi.

Sementara pasien lainnya adalah Dwi yang kini masih menjalani proses karantina terpisah di ruangan khusus dalam Rutan. Dwi sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri karena rapid test sebelumnya reaktif. Dia kini sudah dinyatakan sembuh dan masih dipisahkan dengan tanahan lainnya.

“Yang sembuh ini sama pidana ringan juga. Baru lima bulan di sini (dalam rutan),” ujar Karutan.

Menindaklanjuti kasus tersebut, selain sterilisasi kembali lingkungan Rutan, sejumlah petugas sipir dan warga binaan yang pernah berhubungan dengan dua pasien tadi menjalani pemeriksaan.

“Sudah pasti itu. Untuk petugas ada 16 orang dan sudah diperiksa tinggal tunggu hasilnya. Sementara warga binaan yang sekamar sama dua pasien tadi ada sekitar 30 orang. Mereka sudah dipisahkan untuk di-swab. Yang lainnya akan di-tracing oleh petugas kesehatan dari kelurahan,” tutur Yan.(*/jpg)