batampos.co.id – Jelang pengakhiran konsesi pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), PT Adhya Tirta Batam (ATB) memperkuat layanan pelanggan.

Untuk mempercepat penyelesaian keluhan, ATB melakukan sentralisasi penanganan keluhan.

“Penanganan keluhan kami sentralisasi, agar koordinasi lebih cepat dan efisien,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus.

ATB memusatkan seluruh penanganan keluhan di kantor pelayanan pelanggan Sukajadi. Menurut Maria, langkah ini dilakukan agar koordinasi dalam penanganan keluhan bisa dilakukan lebih cepat dan efisien.

Selain itu, pengawasan terhadap seluruh penanganan keluhan juga jadi lebih mudah. Jika terdapat kendala, maka solusi untuk kendala tersebut bisa diputuskan dengan segera.

Sehingga dapat dipastikan seluruh penanganan keluhan dilakukan dengan prosedur yang sesuai, namun dengan waktu efisiensi yang lebih baik.

“Kami juga membentuk tim khusus, agar penanganan keluhan bisa selesai tepat waktu. Efektif, efisien dan profesional.” Jelas Maria.

Akselerasi penanganan keluhan pelanggan ini perlu dilakukan mengingat konsesi ATB akan berakhir pada 14 November 2020 mendatang.

ATB melakukan sentralisasi penanganan keluhan untuk mempercepat penanganan keluhan pelanggan menjelang akhir konsesi. Foto: ATB untuk batampos.co.id

ATB ingin memastikan, seluruh keluhan dan pelayanan pelanggan benar-benar selesai sebelum masa konsesi berakhir.

Kendati penanganan keluhan disentralisasi di kantor pelayanan pelanggan Sukajadi, namun akses informasi dan penyampaian keluhan masih berjalan seperti biasa.

Pelanggan dapat datang ke kantor kantor pelayanan pelanggan ATB yang ada di di Sukajadi, Tiban, Bengkong dan Batuaji.

Kanal-kanal pelayanan pelanggan berbasis digital juga masih akan aktif menerima keluhan dan menyampaikan informasi kepada pelanggan. Pelanggan dapat mengakses informasi ke official website www.atbbatam.com dan menyampaikan keluhan melalui live chat di website tersebut .

Selain itu layanan online pengaduan pelanggan, Interactive Voice Response (IVR), ATB Mobile Apps, hingga media sosial mainstream seperti Fanpages Facebook, Instagram, Twitter dan Youtube masih bisa dimanfaatkan oleh pelanggan ATB.

Call Centre ATB juga masih dapat diakses. Silahkan hubungi 0778 – 467111 untuk mendapat informasi atau menyampaikan keluhan,” paparnya.

Kendati demikian, ATB akan membatasi layanan untuk sambung baru dan sambung ulang. Pembayaran untuk kedua layanan tersebut akan berakhir pada 26 Oktober 2020 mendatang.

Di sisi lain, pembayaran tagihan air masih berlangsung seperti biasa. ATB akan menerbitkan tagihan air bulan November, dimana didalamnya memuat tagihan hingga tanggal 14 November 2020 mendatang.

Sementara pembayaran tagihan air masih bisa dilakukan seperti biasa, baik secara tunai maupun online.

Pelanggan dapat membayar tagihan air secara tunai melalui kantor pelayanan ATB di Sukajadi, Batuaji, Tiban dan Bengkong, juga melalui gerai Alfamart dan Indomaret, Kantor Pos dan agen Pospay terdekat.

Sementara pembayaran tagihan air secara online masih bisa dilakukan melalui BNI, Bank Mandiri, Bank Riau Kepri, CIMB Niaga, Bank BTN, Shopee, Tokopedia dan Link Aja.

“Tetap bayar tagihan tepat waktu,” ujar Maria.(*)