batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam mencatat sepanjang Januari hingga September 2020 ada 26.307 orang pencari kerja (pencaker) di Kota Batam. Rinciannya; 12.135 orang pencaker laki-laki, dan 14.172 pencaker perempuan.

Kepala Bidang Penempatan Disnaker Kota Batam, Hendri, menyebutkan, dari jumlah tersebut, sebanyak 18.712 orang di antaranya telah ada penempatan atau mendapat pekerjaan. Sementara jumlah lowongan yang tersedia berjumlah 22.234.

Artinya dari jumlah pencaker tersebut sebanyak 4.073 di antaranya belum bekerja. Sedangkan untuk pekerja yang dihapuskan berjumlah 5.721. ”Ini yang terdata ke kita saja, karena ada juga yang sudah bekerja tapi tidak melapor ada juga,” sebut Hendri.

Bila melihat data per bulan, pencaker tertinggi berada di bulan Juni yakni berjumlah 4.281 orang. Sedangkan pencaker terendah sepanjang tahun ini di bulan Appril yakni sebanyak 1.034 orang.

Sedangkan kelompok umur pencaker tertinggi berusia 20 sampai 29 tahun. ”Untuk bulan September ini jumlah pencaker di Batam sebanyak 2.959. Terdiri dari 1.359 laki-laki dan 1.600 perempuan,” tuturnya.

Pencaker yang sudah ada penempatan, rata-rata bekerja di berbagai perusahaan di Kota Batam.

Diketahui, guna meningkatkan daya saing pencaker dalam mendapatkan pekerjaan, Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam memberikan pelatihan bagi para pencaker.

Adapun jenis pelatihan yang disiapkan bagi pencaker, adalah pendidikan dasar. Sertifikat yang diberikan setelah melalui proses pelatihan ini dapat digunakan saat melamar pekerjaan nantinya.

Beberapa jenis pelatihan yang akan digelar yakni pelatihan keselamatan kerja K3 Madya, pelatihan dasar K3 Muda, pelatihan teknik komputer, house keeping, scaffolding, AutoCAD Muda, tata rias salon kecantikan, HRD pariwisata, akuntansi MYOB, dan bengkel motor roda dua.

Kemudian pelatihan tanaman sayur hidroponik, menjahit pola tingkat dasar, menjahit garmen, food and beverage waiter, operator komputer, web deployment, dan welder 3G/4G. (*/jpg)