batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam membutuhkan 4.354 orang petugas ketertiban yang akan di tempatkan di 2.177 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 64
Kelurahan di Kota Batam.

Dalam menghadapi Pemilukada 2020, KPU bakal menggandeng Pelindung Masyarakat (Linmas) sebagai petugas ketertiban.

”Satu TPS kita butuhkan 2 orang Linmas. Saat ini ada 2.177
TPS,” ungkap Ketua KPU Kota Batam Herrigen Agusti, Jumat
(23/10/2020)seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Petugas ketertiban ini nantinya akan bertugas pada hari pencoblosan yakni 9 Desember 2020 mendatang.

Ditambahkan Herrigen, Linmas ini lebih mengutamakan pengamanan lingkungan sekitar.

Ilustrasi surat suara. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Misalnya kamtibmas di lingkungan perumahan atau pengaman di RT/RW. Masyarakat umum juga bisa mendaftar sebagai Linmas ini dan nantinya mereka akan di bawah kordinasi satpol PP.

”Makanya dari nama-nama Linmas yang dikirim ke KPU ini akan kita kirim lagi ke wali kota Batam untuk di buat SK-nya,” tuturnya.

Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemko Batam untuk merekrut Linmas sebagai petugas keamanan di TPS.

”Nanti kita juga akan buat SK pengamanan TPS. Makanya kita perlu berkordinasi dengan wali kota Batam,” tambah Herrigen.

Selain petugas ketertiban di TPS, KPU juga membutuhkan
sebanyak 15 ribuan petugas Kelompok Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

Namun yang mendaftar baru di angka 10 ribuan hingga hari terakhir pembukaan KPPS tahap dua kemarin.

Guna memenuhi itu, pihaknya bakal mengandeng lembaga pendidikan yang ada di Batam.

”Kita sudah ke sejumlah kampus dan alhamdulilah mereka siap membantu mengirimkan setiap perwakilan dari kampus,”
pungkasnya.(jpg)