batampos.co.id – Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, kembali mengecek langsung kondisi Pedagang Kaki Lima (PKL).

Sembari sarapan, Syamsul, berbincang dengan penjual nasi goreng, Faizal yang berjualan di depan Mitra Raya, Sabtu (24/10/2020) pagi.

“Saya ingin lebih mehamami keadaan di sektor riil, baik sektor informal dan formal,” ucap Syamsul.

Syamsulmenjelaskan, nasi goreng yang dinikmatinya hanya Rp 5 ribu perbungkus.

Pembeli kata dia, dapat memilih varian lauk dari ikan tongkol cabe, ayam cabe, telur cabe, cumi cabe, dan paruh cabe.

Sementara itu, Faizal, mengatakan, dirinya berjualan dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB dan menjual rata-rata 150 bungkus perhari. Dengan omset sekitar Rp 750 ribu perhari.

Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, sarapan sambil mengecek langsung kondisi Pedagang Kaki Lima (PKL). Foto: Media Center untuk batampos.co.id

“Kalau sebelum pukul 13.00 WIB ternyata sudah habis, kami minta antar baru dari dapur masak di Ruko Alladin Batam Kota,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, program jumat berkah yang banyak dicanangkan masjid mendatangkan berkah tersendiri baginya.

Setiap jumat, penjualannya bahkan meningkat 50 persen hingga 100 persen.

“Nasi ini dibagikan pengurus masjid kepada jamaah setelah Salat Jumat,” ucap dia.

Program berbagi nasi tersebut mendapat sambutan yang baik dari Syamsul. Rencanan Pjs akan memesan 100 bungkus untuk dibagikan.

Sasaranya masjid yang jamaahnya di kawasan perkotaan atau masjid di sebuah yayasan terdapat santri dengan jumlah santri di bawah 100 orang.(*/esa)