batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan evaluasi tugas-tugas yang telah dilakukan untuk menentukan langkah-langkah perbaikan ke depannya.

Hal ini diutarakan Pelaksana harian (Plh) Kepala BP Batam, Purwiyanto, saat memperingati Hari Bakti BP Batam ke 49 di ruang Balairung Sari lantai 3 gedung utama BP Batam, Senin (26/10/2020).

“Kami menyadari dalam menjalankan tugas, masih banyak kelemahan, kelambatan, dan kekurangan. Kedepan hal itu mudah-mudahan tidak terjadi lagi dan bsia diperbaiki,” ujarnya.

Kata dia, tantangan yang harus dihadapi BP Batam ke depan akan semakin berat. Terlebih saat ini lagi dunia khususnya Indonesia masih berhadapan dengan pandemi Covid-19.

Namun lanjutnya, hal itu tidak akan menghalangi BP Batam untuk dapat mengajak para investor asing menanamkan modalnya di Kota Batam.

“Sinergi dengan para stakeholder akan terus kita bangun dan harus semakin baik. Saat ini pemerintah pusat juga akan memberikan tugas lebih banyak,” tuturnya.

Tim BP Batam melakukan peninjauan proyek pipa transmisi dari Waduk Tembesi menuju ke Waduk Muka Kuning. Ini adalah salah satu capaian BP Batam untuk menambah dan meningkatkan keamanan suplai air bersih di 2020. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Salah satunya kata di, adanya wacana pengabungan kawasan perdagangan bebas di Provinsi Kepri. Kemudian adanya rencana pembangunan smart dan green port di Batu Ampar.

“Ini tentunya akan memerlukan energi dan tenaga. Harapannya agar kami diberikan dukungan, info dan support yang lebih baik,” katanya.

Kata dia, capaian yang sudah dilakukan BP Batam saat ini salah satunya dari segi pelayanan. Terutama di Direktorat Lahan.

Seperti dalam hal pengurusan perizinan dan dokumentasi dapat dilakukan lebih cepat dan mudah. Kemudian di sisi bisnis lanjutnya, BP Batam banyak memiliki Strategic Business Unit (SBU) di beberapa unit.

“Kita juga sudah melakukan revitalisasi dan penguatan organisasi. Di pelabuhan saat ini sudah semakin maju dan di sisi administrasi dan keuangan penerimaan kita sudah hampir 100 persen,” tuturnya.

Ia melanjutkan, meski di tengah pandemi kinerja BP Batam sangat bagus dan pemasukan terbesar ada di lahan dan pelabuhan.

“Meskipun pandemi penerimaannya kami optimis tercapai. Secara konfrehensif banyak hal yang kita capai dan lebih banyak lagi perbaikan yang kita lakukan ke depan,” ujarnya.

Sementara untuk fasilitas air bersih, pihaknya juga sudah menyelesaikan interkoneksi pipa dari waduk Tembesi ke Muka Kuning.

“Itu suatu pencapaian BP untuk menambah dan meningkatkan keamanan suplai air bersih,” jelasnya.(esa)