batampos.co.id – Pasien Covid-19 di Kota Batam kembali bertambah 21 orang pada Minggu (25/10/2020).

Dari jumlah tersebut diketahui 14 oran bergejala, 1 orang tanpa gejala dan 6 orang pernah kontak dengan pasien Covid-19 sebelumnya.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, 21 orang tersebut terdiri dari 11 orang laki-laki dan 10 orang perempuan.

Warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut masih didominasi oleh karyawan swasta.

Dalam siaran pers yang diberikan juga diketahui satu orang pasien Covid-19 yang merupakan ASN Pemko Batam meninggal dunia.

Jumlah pasien Covid-19 hingga Minggu (25/10/2020).

ASN tersebut berinisial K, berjenis kelamin laki-laki, berusia 53 tahun dan berprofesi sebagai guru.

K diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi tidak terkontrol dan setelah dilakukan perawatan secara intensif akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Ia menjelaskan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster, dapat disimpulkan sementara bahwa saat ini kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Hal itu sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga lanjutnya hal itu nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah,” jelasnya.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker.

Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(*/esa)