batampos.co.id – Khabib Nurmagomedov kembali mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan UFC miliknya. Dalam pertarungan puncak UFC 254 di Fight Island, Abu Dhabi, Minggu (25/10) WIB, Khabib mengalahkan juara dunia interim asal Amerika Serikat Justin Gaethje.

Khabib menang lewat submission pada ronde kedua. Dengan hasil ini, rekor Khabib masih sangat sempurna, 29-0. Pasca kemenangan melawan Gaethje, Khabib mendeklarasikan diri pensiun dari kancah mixed martial art (MMA).

Ayah sekaligus pelatih Khabib, Abdulmanap Nurmagomedov yang meninggal pada Juli lalu karena serangan Covid-19 adalah salah satu alasan utama mengapa Khabib akhirnya mundur dari MMA dan UFC.

“Tuhan telah memberikanku segalanya, dan ayahku, aku sangat mencintaimu…ini adalah pertarungan terakhirku,” kata Khabib setelah kemenangannya sebagaimana dilansir dari The Independent.

“Ketika UFC memanggilku untuk melawan Justin, aku berbicara kepada ayah dan ibuku. Aku berjanji kepada ibuku bahwa ini adalah pertarungan terakhirku. Aku sudah berjanji dan aku akan memenuhi janji tersebut,” kata Khabib lagi.

“Juara sejati UFC. Aku kira, aku pantas mendapatkannya. (Conor) McGregor dan (Dustin) Poirier akan bertarung Januari mendatang. Aku akan cekik keduanya, aku sudah tidak tertarik,” ucap Khabib.

Petarung asal Dagestan, Rusia, itu juga mengucapkan terima kasih kepada mantan CEO UFC Lorenzo Fertita, Presiden UFC Dana White, Wakil Presiden UFC Hunter Campbell karena sudah membantunya selama ini.

Khabib meraih gelar juara dunia kelas ringan UFC dengan mengalahkan Al Iaquinta pada laga puncak UFC 223 7 April 2018. Setelah itu, Khabib tiga kali mempertahankan gelar.

Sebelum kemenangan malam tadi melawan Gaethje, Khabib juga telah mengalahkan Conor McGregor dan Dustin Poirier. Ketiganya melalui cara yang sama yakni cekikan alias submission.(jpg)